Featured post

Pengobatan Hepatitis B Kronis Alami dan Aman

Penyakit hepatitis B merupakan salah satu penyakit hati kronis yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa kenal usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, lansia, bahkan hingga ibu hamil dan ibu menyusui pun bisa mengalami penyakit hepatitis b.

Untuk pengobatannya, kini telah banyak produk kesehatan yang ditawarkan, namun salah satu obat herbal hepatitis terlaris yang kini menjadi pilihan masyarakat Indonesia adalah obat hepatitis b kronis QnC Jelly Gamat. Alasannya, karena herbal ini telah terbukti aman, berlegalitas, serta halal dan juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Kami memberikan sistem pelayanan menarik untuk anda yaitu “KIRIM BARANG, SETELAH BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN”

Penyebab dan Gejala Penyakit Hepatitis

penyebab dan gejala hepatitis b

Penyakit hepatitis ditandai dengan hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, sakit kuning (dilihat dari kulit dan bagian putih mata yang menguning), gejala yang mirip dengan pilek, seperti lelah, nyeri badan dan sakit kepala. Namun, pada sebagian orang gejala penyakit hepatitis b tidak muncul sehingga mereka tidak menyadari bahwa telah terkena infeksi.

Penyakit hepatitis dapat ditularkan melalui kontak seksual, berbagi jarum suntuk, kontak dengan jarum suntik secara tidak sengaja, dan dari ibu hamil yang mengidap hepatitis sehingga menular pada bayi yang dikandungnya.

Pengobatan Hepatitis B Kronis Alami dan Aman

mengobatihepatitisbkronis-qnc jelly gamat

Qnc Jelly Gamat merupakan salah satu solusi pengobatan hepatitis masa kini yang dibuat dari bahan-bahan alami yaitu dari 100% ekstrak teripang laut yang dipadukan dengan bahan alami lain seperti buah dan sayur, sweetener stevia, pengemulsi nabati, air RO dan Essen natural. Perpaduan bahan alami tersebut bertujuan untuk menghindari pemakaian obat kimia yang berbahaya. Bahan-bahan alami ini juga berfungsi untuk melembutkan, menghiangkan bau amis dari teripang, membentu tekstur dan rasa. Sehingga produk lebih awet dan mudah dikonsumsi (dijamin 0% kimia).

QnC Jelly Gamat diproduksi oleh sebuah perusahaan asal Indonesia yaitu CV. Jogja Natural Herbal. Bahan utama yang digunakan obat hepatitis b kronis adalah teripang fres atau segar yang di ambil dari perairan terbaik Indonesia yaitu Sulawesi, Bangka Belitung dan Manado, sehingga kualitas teripang tetap terjaga dan telah memiliki standar terbaik untuk dijadikan obat herbal hepatitis b.

Tidak perlu khawatir mengenai keamanan produk kesehatan ini, karena QnC Jelly Gamat telah terdaftar di Lembaga Kesehatan DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan BPOM TR 173301471 serta telah bersertifikat HALAL dari MUI. Sehingga terbukti aman untuk dikonsumsi dan dipercaya ampuh menyembuhkan keluhan kesehatan terutama pada organ hati seperti hepatitis, sirosis hati, dll.

teripang

Teripang yang menjadi bahan dasar pembuatan obat hepatitis b QnC Jelly Gamat telah diteliti oleh berbagai ahli kesehatan dengan keahliannya masing-masing dan menujukkan teripang mampu membantu mendetoksifikasi racun dalam hati, karena didalamnya terdapat kandungan vitamin B riboflavin dan niasin yang baik untuk membersihkan organ hati.

Tidak hanya itu, teripang juga dikenal dengan kandungan gamapeptidenya yang bermanfaat untuk mencegah inflamasi atau peradangan, mengurangi rasa sakit, 3 kali mempercepat proses penyembuhan luka, mengaktifkan pertumbuhan dan sel-sel dalam tubuh, membuat kulit lebih muda, meningkatkan kecantikan kulit, menstabilkan emosi, serta memelihara sirkulasi darah tetap lancar.

Sedangkan berdasarkan hasil penelitian di beberapa Universitas Malaysia, ditemukan bahwa teripang emas atau gamat gold (stichopus variegatus) sangat berkhasiat dan baik digunakan sebagai obat serbaguna dan sebagai antiseptik alami. Hal ini dikarenakan, berdasarkan hasil peneltian teripang memiliki kandungan protein 86.8%, kolagen 80.0%, mineral, mukopolisakarida, glucosamine dan chondroitine, antiseptik alami, glucosaminoglycans (GAG’s), saponin, omega 3, 6 dan 9, asam amino, lektin, vitamin dan mineral.

Ditambah pernyataan dari hasil penelitian juga menujukkan, teripang memiliki kandungan senyawa Cell Growth Factor yaitu faktor regenerasi sel sehingga mampu merangsang regerenerasi atau pemulihan sel dan jaringan tubuh manusia yang telah rusak dan bahkan membusuk. Sehingga menjadi pulih kembali dan sehat. Hal ini terbukti, ketika QnC Jelly Gamat diberikan pada penderita luka diabetes yang menunjukan hasil kesembuhan terhadap luka yang dioleskan dengan menggunakan QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat, bukan hanya bisa menyembuhkan luka di daerah luar kulit saja, namun juga luka peradangan yang terjadi oleh infeksi bakteri, virus, dan penyebab penyakit lainnya.

Karena itulah kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat sebagai obat hepatitis b kronis untuk anda. Bukan hanya aman untuk orang dewasa namun juga untuk semua usia termasuk ibu hamil dan menyusui. Bagi anda yang berminat, silahkan kirimkan format pemesanannya dengan melalui SMS, BBM atau pun Whatsapp dengan mencantumkan kode produk EASJG dalam setiap pemesanan anda. Berikut dibawah ini contoh format pemesanan obat herbal hepatitis b.

CARA PEMESANAN VIA SMS DAN BBM

[Kode Produk] : Jumlah pesanan: NAMA: Alamat Lengkap: No. Hp/tlpn Anda
Contoh
EASJG: 10 botol: Yasinta Sintia : Jl. Tentara pelajar No. 50 Tasikmalaya: 085.223.944.949
KIRIM KE
Via SMS: 085.316.695.777
Via BBM: PIN BB 53227614
Tlp: 0265-339207
Whatsapp: +6852-2394-4949
#EASJG adalah kode produk pemesanan yang harus anda cantumkan dalam setiap pemesanan anda. Agar dapat terdeteksi oleh komputer admin kami dan pemesanan anda dapat segera kami proses.

DAFTAR HARGA QnC JELLY GAMAT

Pembelian Harga Ongkir Discount Total
1 Btl 155.000 JNE 0 155.000
4 Btl 620.000 JNE 20.000 600.000
9 Btl 1.395.000 JNE 63.000 1.332.000
10 Btl 1.155.000 JNE 100.000 1.450.000

Transfer Pembayaran

Setelah barang yang anda terima anda di haruskan membayar melalui rekening di bawah ini :

Bank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

Bank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

Bank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

Bank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

Bank CIMB Niaga Cab. Tasikmalaya

No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama    : Aryanto

Bank Mega Tasikmalaya
No. Rekening : 011380020392863
Atas Nama : Aryanto

Bank BJB Tasikmalaya
No. Rekening : 0077891218100
Atas Nama : Aryanto

Setelah anda transfer ke rekening diatas silahkan konfirmasi pembayaran ke no. 085.316.695.777
Semua rekening BANK beratas namakan Aryanto, selain nama tersebut itu berarti bukan pada agen kami.

Peringatan !

  • Jangan transfer pembayaran selain ke rekening atas nama ARYANTO !
  • Anda tidak perlu khawatir order online, karena semua pengiriman BISA DILACAK statusnya secara online melalui website jasa pengiriman JNE di jne.co.id
  • Simpanlah dengan baik NO RESI yang kami kirimkan via SMS untuk mengetahui status paket anda
  • Jika kami kirim no resi hari ini maka baru bisa di CEK STATUSNYA BESOK SORE/LUSA.
  • Batas Transfer Pembayaran setelah barang sampai maksimal 3 hari, bila lebih dari 3 hari anda tidak kunjung membayar maka dengan sangat berat hati anda akan terkena sanksi PASAL 5 BAB III NO.8 TH 1999 Tuntutan Hukum pidana dan dendaan atas langgaran tidak memenuhi kewajiban konsumen. Selain itu kami akan memasukan nama, alamat serta no hp anda dalam daftar “Orang Tidak Mau bayar” di 150 website kami.
  • Kini saatnya belanja dengan cara CERDAS! tidak perlu repot bepergian, cukup SMS & konfirmasi transfer, paket dikirim ke alamat anda.
  • Bagi anda yang berdomisili di Tasikmalaya Jawa Barat kami siap antar barang di tempat atau COD (Cash On Delivery).

 

TOLONG SEGERA TRANSFER PEMBAYARAN SETELAH BARANG DI TERIMA

*Obat Hepatitis B Kronis*

Advertisements

Dampak Kelebihan Berat Badan Terhadap Kesehatan Hati

Untuk menjaga kesehatan hati, maka terdapat berbagai hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah menjaga berat badan. Mengapa? Berikut ulasannya.

dampak kelebihan berat badan terhadap hati

Hati adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting. Hati memiliki peran untuk menetralisir racun dalam tubuh, menyimpan kelebihan cadangan makanan dan juga vitamin, memproduksi protein, metabolisme dengan berbagai jenis bahan makanan dan obat yang masuk kedalam tubuh, serta membentuk cairan empedu. Apabila hati mengalami gangguan, maka terdapat fungsi hati yang akan terganggu sehingga akan berdampak terhadap kesehatan tubuh kita.

Untuk menjaga kesehatan organ hati, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya yaitu menjaga berat badan. Karena kelebihan atau kekurangan berat badan akan berdampak pada kesehatan hati. Kelebihan atau kekurangan berat badan dapat terbukti menyebabkan perlemakan hati sehingga akan menyebabkan gangguan pada fungsi hati.

| Artikel terkait :

Perlemakan hati adalah adanya pengumpulan sel lemak yang berlebihan didalam hati, yaitu bisa mencapai lebih dari 5% berat hati. Kondisi ini merupakan salah satu gangguan hati kronis yang sering terjadi dikalangan masyarakat. Mengonsumsi alkohol dan obesitas merupakan penyebab umum terjadinya perlemakan hati. Dari berbagai penelitian juga membuktikan hubungan dari kelebihan berat badan dan juga perlemakan hati. Hal ini terjadi karena hati yang berfungsi sebagai salah satu tempat menyimpan kelebihan cadangan makanan. Sehingga seseorang yang memiliki berat badan lebih atau mengalami obesitas, maka kadar lemaknya akan disimpan didalam hati sehingga dapat menyebabkan perlemakan hati.

Tetapi, tidak hanya kelebihan berat badan saja yang dapat menyebabkan perlemakan hati, kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan perlemakan hati. Selain itu kekurangan zat protein juga dapat menyebabkan penurunan sintesis suatu protein yang berperan sebagai pengikat dan membawa lemak yang ada pada darah. Akibatnya lemak dalam darah akan menumpuk didalam hati sehingga akan menyebabkan perlemakan hati.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan hati sangatlah penting dengan cara menjaga berat badan supaya tidak terlalu berlebihan atau malah terlalu kurang. Selain itu juga, hindari mengonsumsi minuman alkohol atau obat-obatan yang sudah jelas dapat membahayakan kesehatan tubuh. Sebaiknya untuk minum suplemen khusus untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk hati. Dengan begitu kita dapat menjaga supaya hati dapat berfungsi dengan baik dan optimal.

| Dampak Kelebihan Berat Badan Terhadap Kesehatan Hati

Penyakit Hepatomegali yang Wajib Diketahui Sejak Dini

Apa itu hepatomegali?

Hepatomegali adalah pembengkakan pada hati yang diakibatkan oleh terjadinya pembesaran ukuran organ hati yang melebihi ukuran normal. Pada kondisi ini bisa dipicu oleh penyakit hati ataupun diluar hati. Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan pada fungsi hati sehingga akan berdampak pada organ tubuh lainnya jika tidak segera ditangani dengan cepat.

Kondisi ini memang jarang terjadi, biasanya terjadi pada pasien dengan usia lanjut. Tetapi penyakit ini juga bisa ditemukan pada anak-anak yang memiliki luka bakar parah, terinfeksi parasit, atau yang lainnya. Hepatomegali ini bisa ditangani untuk mengurangi faktor resiko, serta harus dikonsultasikan pada dokter.

penyakit hepatomegali

Apa yang menyebabkan terjadinya hepatomegali?

Kasus yang paling umum terjadi pemicu hepatomegali yaitu berbagai penyakit dan kondisi sebagai berikut :

  • Metastasis, kanker pada bagian hati yang berasal dari kanker organ lain.
  • Kanker yang berasal dari hati itu sendiri.
  • Hepatitis A, B, C, D, atau E.
  • Penyakit perlemakan hati non alkoholik atau Non-alcoholic fatty liver diaease yaitu adanya gangguan pada proses metabolisme akibat dari pola hidup tertentu.
  • Penyakit hati atau alcoholic liver diaease akibat dari konsumsi minuman alkohol yang berlebih sehingga dapat menyebabkan terjadinya penumpukan lemak pada hati. Berbagai penyakit yang termasuk kedalam penyakit hati alkoholik yaitu hepatitis alkohol, penyakit perlemakan hati alkoholik, serta sirosis.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Ada juga beberapa kondisi penyakit lain yang menjadi penyakit hepatomegali yaitu adanya infeksi bakteri dan parasit, berbagai penyakit kanker, kelainan genetik, dan berbagai kelainan pada jantung. Pada kondisi kelainan genetik bisa menyebabkan terjadinya penumpukan lemak, protein atau zat lainnya yang terdapat pada organ hati sehingga dapat terjadi pembesaran ukuran hati. Kelainan genetik tersebut seperti penyakit wilson, penyakit penimbunan glikogen, dan hemokromatosis.

Selain itu juga, ada berbagai kelainan jantung yang termasuk faktor resiko hepatomegali antara lain stenosis pada katup jantung dan gagal jantung kongestif. Pada bayi yang baru lahir atau anak-anak, penyakit hepatomegali dapat disebabkan oleh penyakit gaucher, malaria, infeksi virus, galaktosemia, talasemia, anemia sel sabit, serta obat-obatan.

Gejala Hepatomegali

Gejala yang muncul bisa bergantung pada jenis penyakit yang telah menjadi pemicu kondisi tersebut sehingga pemeriksaan lebih lanjut akan diperlukan untuk memastikan diagnosis. Ada berbagai gejala yang akan timbul, seperti :

  • Nyeri otot
  • Kelelahan
  • Mual
  • Hilangnya nafsu makan
  • Berat badan menurun
  • Kulit berubah menjadi menguning dan bagian putih pada mata (sklera)

Pencegahan Hepatomegali

Melakukan diet sehat dapat mengurangi resiko terkena hepatomegali dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian kedalam menu makanan sehari-hari. Perhatikan juga berat badan ideal dengan berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum akan melakukan rangkaian perawatan. Batasi penggunaan obat berbahan kimia secara berlebihan seperti insektisida, terutama pada ruangan yang tidak memiliki sistem ventilasi yang proporsional.

| Penyakit Hepatomegali yang Wajib Diketahui Sejak Dini

Mengenal Vaksin Hepatitis A Untuk Mencegah Kerusakan Hati

Dalam pemberian vaksin hepatitis A bertujuan untuk mencegah adanya virus hepatitis A yang dapat menyebabkan infeksi pada organ hati. Infeksi virus hepatitis A dapat ditandai dengan sejumlah gejala seperti kelelahan, sakit perut, demam, mual, muntah, urine berubah menjadi warna gelap, dan penyakit kuning.

Untuk penyebaran virus hepatitis A (HAV) akan terjadi secara fecal-oral, yang artinya terjadinya perpindahan virus dari bahan yang terkena kontaminasi feses atau tinja pada penderita hepatitis A, ke mulut (oral) orang yang sehat.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Virus hepatitis A dapat menyebabkan peradangan hati yang bisa mengakibatkan gangguan yang serius dan dapat membahayakan kelangsungan hidup. Maka dari itu, dalam pemberian vaksin hepatitis A sangat diberikan sejak dini karena merupakan hal yang terbaik dalam mencegah kerusakan hati. Pada kebanyakan kasus, penyakit hepatitis A tidak menimbulkan gejala pada anak-anak. Tetapi pada sejumlah gejala baru yang tampak saat anak-anak yang terkena infeksi virus hepatitis A saat beranjak dewasa, dengan tanda sebagai berikut :

  • Sakit perut yang parah dan diare
  • Lelah, mual, muntah, demam, nyeri sendi, dan hilangnya nafsu makan
  • Penyakit kuning yang dapat menyebabkan perubahan warna kulit dan juga mata menjadi kuning, berubahnya warna urine menjadi kecoklatan, kemerahan, atau kuning gelap seperti teh, dan buang air besar yang berwarna pucat.

Vaksin hepatitis A dibagi menjadi tiga macam yaitu vaksin kombinasi hepatitis A dan B, vaksin kombinasi hepatitis A dan tifus (demam tifoid), dan vaksin hepatitis A saja. Pada umumnya di Indonesia yang sering digunakan yaitu vaksin hepatitis A saja, tetapi juga ada vaksin kombinasi hepatitis A dan B.

mengenal vaksin hepatitis a

Lalu siapa saja yang memerlukan vaksin hepatitis A?

  • Anak Balita

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah mewajibkan dalam pemberian vaksin hepatitis A sebagai imunisasi dasar pada anak-anak setelah berusia 2 tahun sebanyak 2 dosis. Pada dosis pertama akan diberikan setelah anak menginjak usia 2 tahun, kemudian pada dosis kedua diberikan setelah 6 bulan hingga 12 bulan.

  • Orang yang rentan terkena infeksi virus

Beberapa kondisi diharuskan untuk melakukan pemberian vaksin hepatitis A, diantaranya penyakit hati kronis, pengguna obat terlarang baik dengan melalui suntikan atau tidak, serta pria yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. Selain itu juga, sebaiknya vaksin hepatitis A diberikan pada mereka yang menderita penyakit yang bisa mempengaruhi pada sistem darah atau kekebalan tubuh.

  • Seseorang yang mengunjungi negara yang beresiko

Ternyata vaksin juga wajib diberikan pada para orang yang bepergian ke negara tertentu dan orang yang beresiko tinggi terkena infeksi virus. Pada dosis pertama dapat diberikan dengan cepat untuk merencanakan perjalanan.

Sebagai perlindungan pada orang dewasa, maka penderita gangguan imunitas atau penyakit hati kronis, bisa diberikan suntikan imunoglobulin. Pada suntukan tersebut bisa dimanfaatkan pada usia anak dibawah satu tahun yang belum bisa memperoleh vaksin hepatitis A.

Vaksin tidak boleh diberikan ketika beberapa keadaan, seperti :

  • Adanya reaksi alergi saat pemberian dosis pertama, maka dosis yang kedua juga tidak perlu diberikan.
  • Pada ibu hamil.
  • Sedang dalam kondisi sakit.

Efek samping yang terjadi setelah pemberian vaksin, maka akan mengalami nyeri dan bengkak pada bagian yang telah disuntikan, kelelahan, demam, sakit kepala, dan mual. Tetapi efek tersebut akan berlangsung hanya beberapa jam saja setelah vaksinasi.

Untuk pencegahan hepatitis A dapat dilakukan dengan cara melakukan hal-hal yang mudah dalam menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan dengan air bersih dan gunakan sabun sebelum melakukan makan atau setelah dari toilet, serta hindari untuk mengonsumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya.

Related post :

| Mengenal Vaksin Hepatitis A Untuk Mencegah Kerusakan Hati

Kenali Macam-Macam Tumor Hati Sejak Dini

mengobatihepatitisbkronis.com – Hati merupakan organ tubuh yang sangat penting dan terbesar yang berada dibagian perut sebelah kanan atas. Hati berperan sangat penting dalam menyaring darah supaya tetap bersih serta membuang berbagai racun atau zat dari sisa dalam darah. Selain itu hati juga berfungsi sebagai menyimpan energi dalam bentuk gula (glikogen) serta menghasilkan empedu untuk memecahkan makanan pada saluran pencernaan.

macam-macam tumor hati

Organ hati bisa saja mengalami suatu gangguan seperti tumor hati. Tumor hati dibagi menjadi dua bagian, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Dalam penanganan tumor hati tersebut biasanya memerlukan penanganan dengan berupa operasi pengangkatan sel tumor. Sedangkan pada tumor hati ganas membutuhkan penanganan yang sangat serius berupa kemoterapi bertujuan untuk mematikan sel kanker.

Tumor hati yang dibedakan menjadi tumor hati jinak (benign) tidak memiliki sel kanker, sedangkan kanker hati ganas (malignant) terdapat sel kanker. Kanker dapat muncul bahkan tumbuh secara langsung pada organ hati yang disebut dengan kanker hati primer. Sedangkan sel kanker hati yang bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya disebut dengan kanker hati sekunder.

Berikut macam-macam tumor hati :

1. Hemangioma

Hemangioma merupakan suatu benjolan non-kanker yang tumbuh pada bagian dalam atau permukaan pembuluh darah hati. Pada macam ini tidak memiliki gejala dan juga penanganan yang khusus. Meskipun tidak terdapat sel kanker, tetapi macam tumor hati ini cukup berbahaya jika menyerang pada bayi. Diagnosis dapat dilakukan sebelum bayi berusia enam bulan. Didalam kasus ini, tindakan operasi pengangkatan hemangioma dapat dilakukan untuk menghindari suatu komplikasi.

2. Hepatocellular Adenoma (hepatic adenoma)

Pada macam tumor hati ini termasuk pada tumor hati jinak yang jarang terjadi. Kondisi ini dapat dilakukan untuk pemantauan massa tumor karena akan semakin besar, berubah menjadi sel kanker, serta terjadi pendarahan. Apabila ukuran adenoma lebih dari 5 cm, biasanya tim medis menyarankan untuk melakukan tindakan operasi pengangkatan tumor tersebut.

Bagi wanita, dokter akan meminta untuk menghentikan dalam mengonsumsi pil kontrasepsi atau obat-obatan steroid anabolik. Lalu akan melakukan pemeriksaan USG dan memberikan serum alfa fetoprotein bagi mereka yang belum melakukan tindakan pengangkatan tumor. Sementara jika telah mengalami pendarahan maka akan melakukan tindakan arteriografi dan embolisasi bertujuan untuk mengendalikan pendarahan tersebut.

3. Hepatoma (hepatocellular carcinoma)

Hepatoma merupakan jenis kanker hati primer yang paling umum terjadi. Biasanya jenis kanker ini terdapat pada penderita Hepatitis B dan Sirosis. Namun pada sebagian penderita, jenis kanker ini ditemukan tanpda disengaja saat pemeriksaan kesehatan rutin, atau munuclnya gejala yang ditandai dengan rasa nyeri, hilangnya nafsu makan, mudah lelah, tidak nyaman pada bagian perut atas, serta penyakit kuning. Dalam menangani kondisi ini dapat dilakukan dengan cara tindakan operasi, kemoterapi, atau radioterapi, penanganan sistemik, dan juga teknik ablasi.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

4. Hiperplasia Fikal Nodular

Jenis tumor hati ini termasuk pada tumor jinak dan sering terjadi selain hemangioma. Pada tumor ini tidak memiliki suatu gejala apapun, akan tetapi pada umumnya akan membuat penderita mengalami keluhan rasa sakit pada bagian perut atas.

5. Cholangiocarcinoma

Jenis tumor hati ini merupakan kanker yang terbentuk pada saluran. Saluran empedu yang menghubungkan pada hati dengan kantung empedu serta usus kecil. Biasanya kanker ini akan menyerang pada seseorang yang telah berusia diatas 50 tahun. Dalam penanganannya dapat dilakukan tindakan operasi, terapi radiasi, transplantasi hati, fotodinamik, kemoterapi, dan drainase empedu.

Apakah tumor hati dapat dicegah?

Untuk menjaga kesehatan organ hati, kita dapat melakukan pencegahan sejak dini, diantaranya :

  • Mendapatkan vaksin hepatitis.
  • Hindari mengonsumsi minuman alkohol yang berlebihan.
  • Lakukan pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi serta rutin berolahraga.
  • Hindari mengonsumsi obat-obatan yang berdampak pada organ hati.
  • Konsumsi kopi yang dipercaya dapat menurunkan resiko penyakit hati. Meskipun hal tersebut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap manfaat untuk organ hati.

| Kenali Macam-Macam Tumor Hati Sejak Dini

Ketahui Penyebab Jumlah Bilirubin Meningkat

Bilirubin adalah pigmen yang berwarna kuning kecoklatan yang berada didalam empedu, darah dan tinja. Jika jumlah bilirubin yang berlebihan maka hal tersebut bisa menjadi pertanda seseorang mengidap suatu penyakit.

penyebab bilirubin meningkat

Bilirubin yang berperan sebagai antioksidan seluler. Tingkat normal dari bilirubin langsung atau terkonjugasi didalam darah yaitu 0-0,3 mh/dL (miligram per desiliter). Sedangkan kadar dari bilirubin secara total harus 0,3 hingga 1,9 mg/dL. Bilirubin yang diproduksi dari dalam tubuh saat protein hemoglobin dalam sel darah merah dipecah. Didalam tubuh, bilirubin akan bergerak melewati hati, dan pada akhirnya dikeluarkan dari badan.

Hati yang tidak dapat memproses bilirubin didalam tubuh, hal tersebut dikarenakan bilirubin yang diproses terlalu banyak, adanya sumbatan, atau bahkan peradangan hati. Apabila jumlah bilirubin dalam tubuh terlalu banyak, maka kulit dan bagian putih mata akan berubah dan terlihat menguning. Kondisi itulah yang disebut dengan penyakit kuning.

Lalu apa yang menyebabkan kadar bilirubin menjadi meningkat?

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Berikut beberapa penyebab yang bisa menyebabkan kadar bilirubin meningkat :

  1. Penyumbatan saluran empedu yang dapat mempengaruhi tingkat bilirubin. Pada beberapa kasus, penyempitan saluran empedu dapat memicu kenaikan moderat bilirubin.
  2. Penyakit hati yang menyebabkan kerusakan pada hati seperti hepatitis (infeksi yang menyebabkan hati menjadi bengkak atau meradang), sirosis (jaringan parut pada hati), mononcleosis (sakit karena adanya virus), dan penyakit hati lainnya.
  3. Adanya jenis infeksi, seperti infeksi pada kandung empedu atau kolesistitis (peradangan pada kandung empedu yang biasa terjadi jika batu empedu menghalangi cairan dalam kantong empedu).
  4. Selain sirosis hati, fungsi hati dapat dipengaruhi oleh berbagai masalah lain seperti gagal hati, kista hati, dll.
  5. Adanya kelainan genetik metabolisme bilirubin yang dapat menyebabkan kenaikan ringan tingkat bilirubin.
  6. Adanya Sindrom Crigler Najjar atau gangguan langka yang dapat mempengaruhi metabolisme bilirubin sehingga menyebabkan kadar bilirubin dalam darah menjadi meningkat.
  7. Sel-sel darah merah akan rusak lebih cepat, seperti pada penyakit anemia sel sabit, anemia hemolitik, dan erythroblastosis. Selain itu juga, karena tingginya jumlah bilirubin bisa disebabkan oleh reaksi alergi transfusi, yaitu saat tubuh sedang mengalami alergi terhadap darah yang diterima saat transfusi. Maka sel-sel darah merah transfusi akan dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri.
  8. Mengonsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar bilirubin, seperti beberapa obat pil KB, obat antibiotik, flurazepam, indomethacin, diazepam, dan phenytoin.

Jumlah bilirubin yang terlalu tinggi tidak hanya pada orang dewasa saja, ternyata pada bayi baru lahir juga sangat berbahaya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan masalah serius lainnya. Maka dari itu, pada bayi baru lahir sering mengalami penyakit kuning yang kemungkinan sangat memerlukan pengobatan yang khusus untuk menurunkan kadar bilirubin.

Segera periksakan pada dokter, jika tiba-tiba mengalami perubahan warna kulit menjadi kuning untuk mendapatkan tindakan yang lebih cepat dan tepat.

| Ketahui Penyebab Jumlah Bilirubin Meningkat

Pengaruh Rokok yang Dapat Meningkatkan Resiko Kanker Hati

Pada kebanyakan orang telah menyadari dari efek buruk merokok pada jantung dan juga paru-paru. Merokok yang ternyata dapat mempengaruhi organ hati serta dapat berkontribusi terhadap kecanduan. Ada berbagai racun yang ada didalam tembakau rokok yang dapat menyebabkan peradangan kronis dan jaringan parut pada organ hati.

Kondisi tersebut yang juga dapat meningkatkan resiko kerusakan pada hati termasuk munculnya penyakit seperti hepatitis b dan hepatitis c, kanker hati, bahkan fibrosis hati. Selain itu juga merokok dapat mempengaruhi fungsi hati dalam memproses alkohol dan obat-obatan sehingga akan meningkatkan resiko alkoholisme dan juga toleransi terhadap obat secara keseluruhan.

pengaruh rokok meningkatkan kanker hati

Lalu apa kaitannya antara kanker hati dan merokok?

Menurut penelitian yang telah dilakukan bahwa adanya hubungan antara kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman alkohol secara berlebihan, dan obesitas yang dapat menjadi faktor pemicu dari kanker hati. Menurut penelitian dari AS dan Eropa yang telah membandingkan pada kelompok pasien tanpa kanker yang disesuaikan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan jenus faktor lainnya. Dan mereka telah menemukan bahwa hampir setengah dari semua kasus kanker hati dalam penelitian yang telah dilakukan bahwa berkaitan dengan aktivitas merokok.

Cara Rokok Mempengaruhi Fungsi Hati

Telah kita ketahui bahwa salah satu fungsi utama hati yaitu menawarkan racun pada aliran darah. Organ tersebut dapat menyaring darah, dan memisahkan zat-zat yang diperlukan untuk mempertahankan fungsi kehidupan tubuh. Jika semakin banyak racun yang disaring maka organ hati pun akan menjadi tersumbat sehingga akan semakin berkurang efisiensi hati ketika menjalankan fungsinya.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Manusia yang tidak bisa hidup tanpa adanya hati. Saat hati tidak berfungsi dengan baik maka sistem kekebalan tubuh akan menjadi lemah sehingga seseorang akan lebih rentan terhadap penyakit dan juga infeksi. Selain itu, N-Nitrosodiethylamine yang merupakan salah satu bahan kimia yang ditemukan didalam rokok dapat menyebabkan tumor hati, dan terbukti berkontribusi terhadap penyakit kanker hati. Bahkan bahan lainnya yang ditemukan dalam asap rokok dapat meningkatkan resiko berkembangnya kanker hati.

Kandungan nikotin sebagai bahan aktif pada tembakau dapat membuat pembuluh darah menjadi sempit, meningkatkan kadar lemak dalam darah, bahkan meningkatkan tekanan darah dengan menstimulasi jantung. Perlu diketahui bahwa kelebihan lemak dalam darah dapat menghasilkan konsekuensi yang mengerikan, dari mulai serangan hipertensi, jantung, dan stroke.

Merokok yang dapat mengubah fungsi hati menjadi rusak, menurunkan tingkat regenerasi sel yang normal, dan mendukung perkembangan kanker. Sedangkan asap rokok yang mengandung banyak karsinogen yang dapat memicu kerusakan kelainan sel atau kanker.

Oleh karena itu. berhenti merokok merupakan keputusan yang terbaik. Supaya tidak memiliki masalah kesehatan organ hati. Karena itulah cara yang paling eektif dalam mencegah berbagai macam penyakit. Dengan memilih gaya hidup yang lebih sehat, maka Anda terhindar dari berbagai macam gangguan kesehatan tubuh lainnya.

| Pengaruh Rokok yang Dapat Meningkatkan Resiko Kanker Hati

Related post :

Bolehkah Penderita Penyakit Hepatitis Minum Kopi?

Hepatitis adalah suatu penyakit yang menyerang pada organ hati yang disebabkan oleh adanya virus. Penyakit hepatitis terdapat 3 golongan yaitu hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C, yang dimana semua jenis penyakit hepatitis tersebut memiliki penularan yang berbeda-beda.

Apakah penderita hepatitis aman minum kopi?

Kopi yang merupakan minuman yang sangat banyak dikenal sebagai minuman pengusir kantuk, penambah semangat, bahkan dikenal dengan rasanya yang nikmat. Bagi para pecinta kopi selain untuk mendapatkan sensasi dengan aroma kopi dan juga rasa yang nikmat, ternyata memiliki dampak positif dan juga dampak negatif bagi penderita penyakit hepatitis, apa saja? Simak informasinya dibawah ini.

bolehkah penderita hepatitis minum kopi

Dampak Negatif dan Dampak Positif Kopi Bagi Penderita Hepatitis

Kopi dapat berpengaruh buruk bagi penderita hepatitis, antara lain :

1. Meningkatkan Konsentrasi Enzim

Mengonsumsi kopi secara berlebihan dalam setiap hari maka akan berbahaya bagi penderita hepatitis, karena dapat meningkatkan konsenstrasi enzim Alarin Aminotransferase pada sel hati sehingga kesehatan hati akan menjadi rusak dan bahkan dapat memicu timbulnya sel kanker pada hati.

2. Dapat Memicu Kanker Hati

Kopi yang dikonsumsi melebihi batas kewajaran seperti lebih dari 3 cangkir dalam perharinya maka dapat mengganggu metabolisme tubuh menjadi tidak seimbang, bahkan dapat memicu tumbuhnya sel kanker dalam jaringan.

3. Fatty Liver

Mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat membuat hati menjadi membengkak dan mengakibatkan kerusakan pada jaringan didalamnya. Kafein yang mampu membuat pertumbuhan sel kanker pada organ hati dapat meningkatkan lebih cepat. Selain itu juga, kafein dapat menjadikan hati menjadi mengerut dan juga mengeras yang kemudian akan mengakibatkan proses sirosis (hepatitis C kronis).

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Itulah dampak negatif mengonsumsi kopi bagi penderita penyakit hepatitis. Dan berikut dampak positif kopi bagi penderita penyakit hepatitis jika dikonsumsi dengan batas yang wajar dan tidak dikonsumsi setiap hari, diantaranya :

1. Mencegah Liver Autoimun

Dengan mengonsumsi kopi kurang dari 3 gelas perhari maka dan dengan takaran gelas ukuran kecil bagi penderita hepatitis baik, karena dapat menurunkan menderita primary Selerosing Cholansitis yaitu penyakit liver autoimun.

2. Minuman Detoksifikasi

Mengonsumsi kopi dengan tidak berlebihan dan tidak dikonsumsi setiap hari, maka dapat menetralkan alkohol dan juga racun yang bisa berakibat menjadi sisa limbah makanan yang dapat melukai jaringan hati sehingga dapat terhindar dari serangan kerusakan hati ataupun penyakit hati.

| Baca juga : Daftar Makanan Sehat dan Alami Untuk Mendetoks Tubuh

3. Memperbaiki Fungsi Enzim Hati

Kopi yang dikonsumsi dengan jumlah yang seimbang maka dapat memperbaiki kinerja enzim hati sehingga fungsi hati akan terjaga kesehatannya dan terhindar dari tumbuhnya sel kanker pada jaringan hati.

Itulah dampak negatif dan dampak positif minum kopi bagi penderita penyakit hepatitis yang perlu Anda ketahui. Bagi Anda yang menderita penyakit hepatitis dan ingin mengonsumsi kopi, sebaiknya untuk membatasinya supaya tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan hati dan kesehatan lainnya.

| Bolehkah Penderita Penyakit Hepatitis Minum Kopi?