Featured post

Pengobatan Hepatitis B Kronis Alami dan Aman

Penyakit hepatitis B merupakan salah satu penyakit hati kronis yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa kenal usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, lansia, bahkan hingga ibu hamil dan ibu menyusui pun bisa mengalami penyakit hepatitis b.

Untuk pengobatannya, kini telah banyak produk kesehatan yang ditawarkan, namun salah satu obat herbal hepatitis terlaris yang kini menjadi pilihan masyarakat Indonesia adalah obat hepatitis b kronis QnC Jelly Gamat. Alasannya, karena herbal ini telah terbukti aman, berlegalitas, serta halal dan juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Kami memberikan sistem pelayanan menarik untuk anda yaitu “KIRIM BARANG, SETELAH BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN”

Penyebab dan Gejala Penyakit Hepatitis

penyebab dan gejala hepatitis b

Penyakit hepatitis ditandai dengan hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, sakit kuning (dilihat dari kulit dan bagian putih mata yang menguning), gejala yang mirip dengan pilek, seperti lelah, nyeri badan dan sakit kepala. Namun, pada sebagian orang gejala penyakit hepatitis b tidak muncul sehingga mereka tidak menyadari bahwa telah terkena infeksi.

Penyakit hepatitis dapat ditularkan melalui kontak seksual, berbagi jarum suntuk, kontak dengan jarum suntik secara tidak sengaja, dan dari ibu hamil yang mengidap hepatitis sehingga menular pada bayi yang dikandungnya.

Pengobatan Hepatitis B Kronis Alami dan Aman

mengobatihepatitisbkronis-qnc jelly gamat

Qnc Jelly Gamat merupakan salah satu solusi pengobatan hepatitis masa kini yang dibuat dari bahan-bahan alami yaitu dari 100% ekstrak teripang laut yang dipadukan dengan bahan alami lain seperti buah dan sayur, sweetener stevia, pengemulsi nabati, air RO dan Essen natural. Perpaduan bahan alami tersebut bertujuan untuk menghindari pemakaian obat kimia yang berbahaya. Bahan-bahan alami ini juga berfungsi untuk melembutkan, menghiangkan bau amis dari teripang, membentu tekstur dan rasa. Sehingga produk lebih awet dan mudah dikonsumsi (dijamin 0% kimia).

QnC Jelly Gamat diproduksi oleh sebuah perusahaan asal Indonesia yaitu CV. Jogja Natural Herbal. Bahan utama yang digunakan obat hepatitis b kronis adalah teripang fres atau segar yang di ambil dari perairan terbaik Indonesia yaitu Sulawesi, Bangka Belitung dan Manado, sehingga kualitas teripang tetap terjaga dan telah memiliki standar terbaik untuk dijadikan obat herbal hepatitis b.

Tidak perlu khawatir mengenai keamanan produk kesehatan ini, karena QnC Jelly Gamat telah terdaftar di Lembaga Kesehatan DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan BPOM TR 173301471 serta telah bersertifikat HALAL dari MUI. Sehingga terbukti aman untuk dikonsumsi dan dipercaya ampuh menyembuhkan keluhan kesehatan terutama pada organ hati seperti hepatitis, sirosis hati, dll.

teripang

Teripang yang menjadi bahan dasar pembuatan obat hepatitis b QnC Jelly Gamat telah diteliti oleh berbagai ahli kesehatan dengan keahliannya masing-masing dan menujukkan teripang mampu membantu mendetoksifikasi racun dalam hati, karena didalamnya terdapat kandungan vitamin B riboflavin dan niasin yang baik untuk membersihkan organ hati.

Tidak hanya itu, teripang juga dikenal dengan kandungan gamapeptidenya yang bermanfaat untuk mencegah inflamasi atau peradangan, mengurangi rasa sakit, 3 kali mempercepat proses penyembuhan luka, mengaktifkan pertumbuhan dan sel-sel dalam tubuh, membuat kulit lebih muda, meningkatkan kecantikan kulit, menstabilkan emosi, serta memelihara sirkulasi darah tetap lancar.

Sedangkan berdasarkan hasil penelitian di beberapa Universitas Malaysia, ditemukan bahwa teripang emas atau gamat gold (stichopus variegatus) sangat berkhasiat dan baik digunakan sebagai obat serbaguna dan sebagai antiseptik alami. Hal ini dikarenakan, berdasarkan hasil peneltian teripang memiliki kandungan protein 86.8%, kolagen 80.0%, mineral, mukopolisakarida, glucosamine dan chondroitine, antiseptik alami, glucosaminoglycans (GAG’s), saponin, omega 3, 6 dan 9, asam amino, lektin, vitamin dan mineral.

Ditambah pernyataan dari hasil penelitian juga menujukkan, teripang memiliki kandungan senyawa Cell Growth Factor yaitu faktor regenerasi sel sehingga mampu merangsang regerenerasi atau pemulihan sel dan jaringan tubuh manusia yang telah rusak dan bahkan membusuk. Sehingga menjadi pulih kembali dan sehat. Hal ini terbukti, ketika QnC Jelly Gamat diberikan pada penderita luka diabetes yang menunjukan hasil kesembuhan terhadap luka yang dioleskan dengan menggunakan QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat, bukan hanya bisa menyembuhkan luka di daerah luar kulit saja, namun juga luka peradangan yang terjadi oleh infeksi bakteri, virus, dan penyebab penyakit lainnya.

Karena itulah kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat sebagai obat hepatitis b kronis untuk anda. Bukan hanya aman untuk orang dewasa namun juga untuk semua usia termasuk ibu hamil dan menyusui. Bagi anda yang berminat, silahkan kirimkan format pemesanannya dengan melalui SMS, BBM atau pun Whatsapp dengan mencantumkan kode produk EASJG dalam setiap pemesanan anda. Berikut dibawah ini contoh format pemesanan obat herbal hepatitis b.

CARA PEMESANAN VIA SMS DAN BBM

[Kode Produk] : Jumlah pesanan: NAMA: Alamat Lengkap: No. Hp/tlpn Anda
Contoh
EASJG: 10 botol: Yasinta Sintia : Jl. Tentara pelajar No. 50 Tasikmalaya: 085.223.944.949
KIRIM KE
Via SMS: 085.316.695.777
Via BBM: PIN BB 53227614
Tlp: 0265-339207
Whatsapp: +6852-2394-4949
#EASJG adalah kode produk pemesanan yang harus anda cantumkan dalam setiap pemesanan anda. Agar dapat terdeteksi oleh komputer admin kami dan pemesanan anda dapat segera kami proses.

DAFTAR HARGA QnC JELLY GAMAT

Pembelian Harga Ongkir Discount Total
1 Btl 155.000 JNE 0 155.000
4 Btl 620.000 JNE 20.000 600.000
9 Btl 1.395.000 JNE 63.000 1.332.000
10 Btl 1.155.000 JNE 100.000 1.450.000

Transfer Pembayaran

Setelah barang yang anda terima anda di haruskan membayar melalui rekening di bawah ini :

Bank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

Bank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

Bank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

Bank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

Bank CIMB Niaga Cab. Tasikmalaya

No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama    : Aryanto

Bank Mega Tasikmalaya
No. Rekening : 011380020392863
Atas Nama : Aryanto

Bank BJB Tasikmalaya
No. Rekening : 0077891218100
Atas Nama : Aryanto

Setelah anda transfer ke rekening diatas silahkan konfirmasi pembayaran ke no. 085.316.695.777
Semua rekening BANK beratas namakan Aryanto, selain nama tersebut itu berarti bukan pada agen kami.

Peringatan !

  • Jangan transfer pembayaran selain ke rekening atas nama ARYANTO !
  • Anda tidak perlu khawatir order online, karena semua pengiriman BISA DILACAK statusnya secara online melalui website jasa pengiriman JNE di jne.co.id
  • Simpanlah dengan baik NO RESI yang kami kirimkan via SMS untuk mengetahui status paket anda
  • Jika kami kirim no resi hari ini maka baru bisa di CEK STATUSNYA BESOK SORE/LUSA.
  • Batas Transfer Pembayaran setelah barang sampai maksimal 3 hari, bila lebih dari 3 hari anda tidak kunjung membayar maka dengan sangat berat hati anda akan terkena sanksi PASAL 5 BAB III NO.8 TH 1999 Tuntutan Hukum pidana dan dendaan atas langgaran tidak memenuhi kewajiban konsumen. Selain itu kami akan memasukan nama, alamat serta no hp anda dalam daftar “Orang Tidak Mau bayar” di 150 website kami.
  • Kini saatnya belanja dengan cara CERDAS! tidak perlu repot bepergian, cukup SMS & konfirmasi transfer, paket dikirim ke alamat anda.
  • Gratis 10 Botol – Gratis Ongkos Kirim bagi Anda yang memberikan FOTO, VIDEO dan kesaksian positif setelah mengkonsumsi QnC Jelly Gamat.
  • Bagi anda yang berdomisili di Tasikmalaya Jawa Barat kami siap antar barang di tempat atau COD (Cash On Delivery).

 

TOLONG SEGERA TRANSFER PEMBAYARAN SETELAH BARANG DI TERIMA

*Obat Hepatitis B Kronis*

Advertisements

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis E

Hepatitis E adalah suatu infeksi pada organ hati akut yang berpotensi cukup serius yang disebabkan oleh adanya Virus HEV. Penyakit hepatitis memiliki beberapa jenis yaitu hepatitis A, B, C, D, E dan F. Dengan berbagai jenis penyakit tersebut maka tentunya memiliki gejala maupun penyebab yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat dari jenis penyakit hepatitis yang telah diderita.

Ternyata penyakit hepatitis E merupakan jenis penyakit yang sangat mudah menyebar dalam lingkungan yang kotor serta tidak higienis. Biasanya penyebab timbulnya penyakit hepatitis tersebut dengan melalui makanan atau minuman yang sebelumnya telah terkontaminasi oleh virus hepatitis A. Maka dari itu kita harus selalu untuk memperhatikan makanan dan minuman yang akan kita konsumsi guna untuk menjaga kesehatan tubuh kita.

ciri-ciri penyakit hepatitis e

Penyebab penyakit hepatitis E ini hampir sama dengan hepatitis A. Resiko seseorang terkena infeksi HEV dapat meningkat apabila tinggal atau bepergian ke negara dengan kualitas yang buruk terutama pada wilayah yang sangat padat penduduknya. Selain itu juga, penyakit ini dapat ditularkan dengan melalui transfusi darah. Pada ibu hamil yang terinfeksi juga dapat menularkan virusnya kedalam janin yang ada didalam kandungan. Bahkan hepatitis E bisa menular dari hewan yang telah mengalami infeksi.

Hepatitis E yang bisa menyerang pada siapa saja, termasuk anak-anak. Biasanya seseorang yang telah terkena penyakit ini tingkat kematiannya cenderung rendah. Meskipun penyakit ini juga terkadang menjadi penyakit akut dan parah yaitu pada ibu hamil. Pada ibu hamil saat menginjak bulan ketiga sangat berhubungan dengan sindroma kegagalan fungsi hati fulminan. Berikut ini ciri-ciri penyakit hepatitis E.

| Artikel terkait :

Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis E :

1. Menurunnya nafsu makan, sehingga penderita akan mengalami rasa mual dan ingin muntah apabila dipaksa untuk mengonsumsi makanan.

2. Warna kulit dan mata berubah menjadi kuning, dan wajah yang pucat.

3. Warna urine berubah menjadi gelap.

4. Penderita akan mengalami kelelahan, padahal tidak melakukan aktivitas tertentu.

5. Suhu badan akan menjadi tinggi, bahkan bisa mengalami demam yang berulang-ulang dalam jangka waktu tertentu. Selain itu juga akan merasakan kedinginan dan menggigil.

6. Penderita akan mengalami rasa nyeri pada otot dan sendi.

Apakah penyakit hepatitis E akan mengalami komplikasi?

Pada kebanyakan orang yang mengalami infeksi HEV sewaktu dewasa kemungkinan bisa pulih kembali dan hanya dengan komplikasi yang sedikit, karena angka kematian pada virus ini termasuk rendah. Tetapi pada kasus langka adanya infeksi ini dapat menyebabkan gagal hati yang mengancam pada kematian. Perlu diketahui bahwa penyakit ini sangat beresiko pada ibu hamil.

Pencegahan Hepatitis E

Sebaiknya untuk tidak sembarangan mengonsumsi air yang tidak bersih atau makanan mentah yang tidak dikupas. Hal ini termasuk pada buah-buahan maupun pada sayuran yang biasanya hanya dibilas saja. Alangkah baiknya untuk meminum air rebusan. Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

| Kenali Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis E

5 Manfaat Olahraga Untuk Penderita Hepatitis

Tahukah Anda bahwa dengan melakukan olahraga ternyata dapat membantu untuk mengobati berbagai penyakit, dan salah satunya yaitu hepatitis. Olahraga merupakan suatu aktivitas yang dapat melancarkan sistem peredarah darah dan juga mengeluarkan racun dalam tubuh melalui keringat. Olahraga yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi tidak banyak orang yang melakukan olahraga secara rutin.

Olahraga yang dapat memperbaiki tubuh dan juga kesehatan secara keseluruhan, terutama pada orang yang menderita penyakit kronis seperti hepatitis.

manfaat olahraga untuk penderita hepatitis

Berikut ini 5 manfaat olahraga bagi penderita hepatitis :

1. Meningkatkan masa otot

Olahraga merupakan cara terbaik untuk memperkuat otot tubuh. Apabila melakukan olahraga secara teratur maka dapat mempertahankan berat badan yang sehat. Memiliki berat badan yang berlebihan akan meningkatkan jumlah sel lemak pada hati yang dapat menyebabkan penyakit perlemakan hati bahkan kerusakan hati. Berat badan yang berlebih juga merupakan suatu alasan pemicu terjadinya resistensi insulin dan juga diabetes tipe 2.

2. Menguatkan sistem kekebalan tubuh

Olahraga yang menstimulasi sel-sel darah putih yang bergerak kedalam tubuh. Antibodi yang diaktifkan ini akan dihasilkan oleh hormon yang bekerja untuk memperingatkan tubuh supaya bisa melindungi diri dari virus seperti pilek dan juga flu. Namun terlalu banyak antibodi juga akan memberikan efeknya, oleh karena itu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Untuk melakukan penyesuaian maka diharuskn untuk mengetahui terlebih dahulu kadar darah lengkap (CBC) terakhirnya. Maka pelajaran yang harus diambil yaitu melakukan olahraga dapat memperkuat pada setiap bagian tubuh, bahkan pada sistem kekebalan tubuh yang mengalami lemah.

3. Membakar kalori

Pada sebagian orang akan kesulitan untuk menjaga berat badan ketika menderita hepatitis. Hal ini karena hati yang tidak akan memproses protein dan juga karbohidrat secara efektif. Dengan melakukan olahraga maka tubuh akan bekerja secara efektif.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

4. Memberikan energi

Ternyata dengan melakukan olahraga dapat membantu untuk mempertahankan kesehatan dengan seiringnya waktu serta dapat memberikan dorongan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas seperti biasanya.

5. Meningkatkan mood

Menurut penelitian yang telah dilakukan bahwa adanya kaitan langsung antara depresi dan juga virus hepatitis C yaitu sebagai akibat dari obat-obatan dan gejalanya. Pada selama olahraga, tubuh akan menghasilkan endorfin yang dapat memblokir reseptor nyeri serta akan menghasilkan perasaan fisik yang sehat. Pada hormon tersebut seperti sedatif yang memang telah terbukti dapat mengurangi stres. Melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki juga akan berdampak baik pada kesehatan otot.

Dengan melakukan olahraga secara rutin, maka akan berdampak baik bagi kesehatan terutama bagi penderita hepatitis. Apalagi dengan mengikuti program latihan yang dianjurkan oleh dokter, maka akan sangat membantu dalam pengobatan hepatitis tersebut.

| 5 Manfaat Olahraga Untuk Penderita Hepatitis

Upaya Pencegahan Penyakit Kuning Secara Efektif

Tanda-tanda penyakit kuning muncul karena didalam tubuh terjadi pengendapan zat bilirubin, yaitu zat sisa sel darah merah yang mengalami penguraian. Bilirubin adalah zat sisa yang sudah tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh yang kemudian dibuang oleh tubuh kedalam bentuk feses (kotoran) dan urine. Pada gejala penyakit kuning ini dapat disebabkan oleh adanya jaringan hati yang mengalami kelainan sebelum zat bilirubin masuk kedalam jaringan darah menuju organ hati. Didalam hati dan setelah mengalami proses reaksi kimia didalam hati.

Seseorang yang menderita penyakit kuning, maka organ hatinya akan bekerja lebih keras sehingga menyebabkan fungsi organ hati semakin menurun. Pencegahan penyakit kuning pada bayi maupun orang dewasa sangat perlu dilakukan yaitu dengan cara memperbaiki pola makan dan juga gaya hidup yang baik.

cara efektif mencegah penyakit kuning

Ada beberapa cara yang harus dilakukan guna untuk mencegah penyakit kuning tersebut, antara lain :

1. Melakukan Vaksinasi

Dengan melakukan vaksinasi maka bisa mencegah penyakit kuning dengan baik. Dengan cara tersebut maka penyakit kuning bisa dicegah dengan cara mencegah suatu infeksi serta kondisi yang mendasari pada penyakit tersebut. Sehingga organ hati akan berada pada kondisi yang lebih baik sekaligus terlindungi dari penyakit kuning.

2. Menjaga Berat Badan

Menjaga berat badan supaya tetap ideal memang sangat penting guna untuk mempertahankan kesehatan jaringan liver atau hati. Memiliki tubuh yang terlalu gemuk dapat memperlambat kinerja hati dalam menyaring racun kedalam tubuh sehingga mengakibatkan seseorang rentan terserang gejala penyakit kuning, apalagi jika sudah berintaraksi langsung dengan penderita penyakit kuning yang belum sembuh.

3. Hindari Minuman Beralkohol

Mengkonsumsi minuman beralkohol harus dihindari guna untuk mencegah kerusakan organ hati yang semakin parah. Alkohol tidak hanya berpengaruh pada sistem saraf tetapi juga dapat berakibat buruk bagi organ hati yang dimana organ tersebut akan lebih rentan terhadap radang yang nantinya akan mengurangi kemampuan hati dalam menyaring racun dan juga terjadi penyakit kuning tersebut.

| Artikel terkait : Obat Penyakit Kuning

4. Olahraga Secara Teratur

Dengan melakukan olahraga secara teratur menjadi cara untuk mencegah penyakit kuning. Bahkan dapat meningkatkan kualitas organ hati dalam mengatur hormon. Meningkatnya imunitas tubuh akan menghindari gejala penyakit kuning yang terjadi karena tertularnya penyakit kuning dari orang lain.

5. Hindari Penggunaan Jarum Suntik

Pada pencegahan ini sangat penting karena penggunaan jarum suntik secara sembarangan atau lebih dari 1 orang, atau jika jarum suntik yang digunakan tidak steril atau bekas penderita hepatitis maka dapat menyebabkan penyakit kuning menular.

6. Hindari Konsumsi Obat

Hindari mengonsumsi obat sembarangan atau berlebihan karena obat yang tanpa disertai resep dokter dapat meningkatkan resiko penyakit kuning.

7. Banyak Minum Air Putih

Tubuh yang kekurangan asupan air putih dapat menimbulkan organ hati bekerja menjadi lebih keras untuk dapat mengendalikan metabolisme tubuh saat terserang dehidrasi. Apabila kondisi terebut terus terjadi maka organ hati akan mengalami kerusakan, kelelahan, serta mundurnya fungsi. Dan salah satu dampak dari kurangnya minum air putih yaitu timbulnya gejala penyakit kuning dengan melalui penularan dari orang yang sedang terkena penyakit kuning.

8. Atur Pola Makan Sehat

Cara mencegah penyakit kuning dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi berbagai makanan sehat seperti wortel, tomat, air tebu, dan sebagainya.

9. Konsumsi Zat Besi Bagi Ibu Hamil

Terjadinya penumpukkan bilirubin merupakan pecahan dari sel darah merah yang akan membuat kinerja organ hati mengalami hambatan. Cara mencegah bayi lahir dengan sakit kuning, maka pada masa kehamilan dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Tidak hanya untuk mencegah penyakit kuning pada bayi, tetapi kandungan zat besi juga sangat berguna untuk menurunkan ibu terkena anemia selama masa kehamilan.

10. Batasi Asupan Sodium

Adanya cairan sodium yang berlebihan dapat meningkatkan resistensi cairan sehingga dapat beresiko pembengkakan yang semakin meningkat. Sodium merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga tekanan darah serta keseimbangan cairan didalam tubuh, tetapi kadar asupan tidak boleh berlebihan.

Upaya untuk mencegah penyakit kuning sangat perlu untuk dilakukan setiap harinya. Karena tidak hanya untuk menurunkan resiko terkena penyakit kuning saja, tetapi cara-cara diatas juga sangat bermanfaat dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

| Baca juga :

| Upaya Pencegahan Penyakit Kuning Secara Efektif

Inilah Tips Berhenti Merokok Untuk Penderita Kanker Hati

Menurut penelitian, hampir 50% dari 125 kasus terjadinya kanker hati disebabkan oleh kebiasaan merokok. Hal ini menunjukkan bahwa merokok akan meningkatkan resiko pada kanker hati. Meskipun fakta tersebut, masih terdapat kesulitan untuk berhenti melakukan aktivitas merokok. Maka dari itu, terdapat beberapa tips yang dapat membantu untuk Anda yang ingin berhenti merokok khususnya bagi penderita kanker hati.

tips berhenti merokok bagi penderita kanker hati

Tips Berhenti Merokok

  • Membuat alasan pribadi

Untuk mendapatkan motivasi, maka Anda diperlukan untuk membuat alasan pribadi yang kuat dan bertujuan untuk berhenti merokok. Anda dapat memulainya dengan cara membuat daftar alasan mengapa Anda ingin berhenti merokok. Serta usahakan juga untuk mengingat alasan tersebut seperti untuk mencegah keluarga menjadi perokok pasif, menurunkan resiko penyakit jantung, paru-paru dan kondisi lainnya. Sehingga dari berbagai alasan tersebut akan cukup efektif dalam membantu Anda untuk berhenti merokok.

  • Ubahlah jenis minuman

Pada umumnya, minuman alkohol biasa dikonsumsi secara bersamaan dengan rokok. Meskipun kopi dan teh juga membuat rokok menjadi terasa lebih enak. Alih-alih minuman alkohol maupun minuman yang dapat mengundang hasrat merokok, maka pilihlah menjadi air mineral dan jus. Pada jenis minuman ini sangat baik bagi kesehatan bahkan dapat membatasi alkohol. Namun bagi Anda yang terbiasa merokok setelah makan, maka lakukan kegiatan tersebut pada pengalihan lain seperti menyikat gigi, mengunyah permen karet sebagai cara alternatif.

  • Aktif bergerak

Menurut studi ilmiah menunjukkan bahwa dengan melakukan olahraga maka dapat mengurangi rasa ketagihan dan dapat memicu otak untuk menghasilkan kandungan senyawa anti-craving alias anti-ngidam. Dengan itu Anda dapat memulainya dari gerakan-gerakan kecil seperti berjalan kaki atau melakukan peregangan dalam beberapa waktu saja. Keinginan untuk merokok bisa berkurang saat melakukan olahraga ringan seperti berjalan-jalan. Pada langkah tersebut juga dapat membantu untuk mencegah terjadinya kenaikan berat badan saat berhenti merokok.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

  • Hindari berbagai produk tembakau

Hindari sesuatu yang berbau asap dengan cara mencuci pakaian Anda. Karena pasalnya pada langkah ini sangat berguna untuk menghindari berbagai hasrat yang ingin menghisap tembakau.

  • Minta dukungan keluarga dan orang sekitar

Dengan meminta dukungan ataupun dorongan pada keluarga maupun orang-orang yang ada di sekeliling Anda dalam rencana untuk berhenti merokok merupakan sesuatu yang baik, sehingga akan mendapatkan dukungan serta saling membantu dalam memerangi kecanduan merokok.

  • Biarkan tangan dan mulut sesibuk mungkin

Nicotine replacement therapy (NRT) seperti nicotine patch, permen karet, tablet, lozenges atau semprotan hidung yang dapat melipatgandakan peluang supaya berhasil pada rencana berhenti merokok. Anda dapat menggunakan produk seperti inhalator atau e-cigarettes.

Selain mencegah kanker hati, maka tindakan untuk berhenti merokok juga dapat memperbaiki pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jika langkah-langkah diatas masih kesulitan untuk berhenti, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi pada dokter supaya mendapat saran yang lebih lanjut.

| Inilah Tips Berhenti Merokok Untuk Penderita Kanker Hati

Pengertian Hepatitis Alkoholik dan Cara Pengobatannya

Apa itu hepatitis alkoholik?

Hepatitis alkoholik adalah terjadinya peradangan hati yang diakibatkan oleh minuman alkohol. Penyakit tersebut dapat berkembang menjadi sirosis jika penderita terus mengonsumsi minuman alkohol. Sirosis yang kemungkinan tidak dapat disembuhkan. Ketika seseorang mengalami sirosis, maka pada jaringan hati yang normal akan menjadi rusak dan tergantikan oleh jaringan parut. Maka lambat laun organ hati akan berhenti dan tidak berfungsi lagi. Hepatitis alkoholik termasuk penyakit yang serius dan dapat berujung pada kematian.

Pada umumnya penyakit hepatitis alkoholik terjadi pada orang-orang yang telah berusia diatas 30 tahun serta sering mengonsumsi minuman alkohol secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang. Lebih dari 35% bagi peminum berat akan terjangkit penyakit hepatitis alkoholik. Tetapi tidak semua peminum berat akan mengalami hepatitis alkoholik, karena pada penyakit ini juga bisa terjadi pada orang yang mengonsumsi alkohol sekadarnya.

pengertian hepatitis alkoholik dan pengobatannya

Penyebab Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik terjadi ketika hati yang rusak oleh alkohol yang telah dikonsumsi. Alkohol yang dapat menimbulkan kerusakan hati pada pencandu minuman alkohol yang belum diketahui secara jelas. Pada proses pemecahan etanol merupakan alkohol yang terkandung kedalam bir, anggur dan juga minuman keras yang dapat menghasilkan bahan kimia beracun seperti asetaldehida. Dari bahan kimia tersebut dapat memicu peradangan sehingga menghancurkan pada sel-sel hati. Kemudian pada jaringan hati yang sehat akan digantikan oleh jaringan parut yang ditimbulkan akibat dari luka peradangan. Maka hal tersebut akan mengganggu pada kemampuan hati supaya berfungsi dengan baik. Pembentukan jaringan parut yang merupakan rusaknya irreversible atau yang disebut dengan sirosis merupakan tahap akhir dari hepatitis alkoholik.

Ada 3 jenis rusaknya organ hati yang disebabkan oleh alkohol, yaitu :

  • Pengumpulan lemak (fatty liver)
  • Peradangan (hepatitis alkoholik)
  • Pembentukan jaringan parut (sirosis)

Tanda-tanda Hepatitis Alkoholik

Tanda-tanda atau gejala penyakit hepatitis alkoholik dapat menyerupai gejala hepatitis. Gejala yang terjadi seperti ruam, sakit pada persendian, dan flu. Alkohol yang juga dapat membuat tubuh kekurangan gizi. Akan tetapi pada gejala yang terjadi kemungkinan tidak akan muncul kecuali ketika hati mengalami rusak yang sudah parah.

Dengan seiringnya perkembangan penyakit yang lebih parah, biasanya gejala yang muncul biasanya termasuk pada penyakit kuning, feses yang berubah warna menjadi pucat, urine berwarna gelap, gatal-gatal, demam tinggi, terjadinya pembengkakan abdomen yang diakibatkan oleh suatu cairan, kembung, gangguan pada saraf, bahkan mengalami koma.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Lalu bagaimana cara pengobatan yang harus dilakukan?

Ada cara mudah untuk membantu dalam mengobati hepatitis alkoholik, diantaranya :

1. Berhenti minum alkohol

Apabila seseorang telah didiagnosa menderita hepatitis alkoholik, maka diharuskan untuk berhenti mengonsumsi alkohol. Cara ini merupakan satu-satunya untuk menghentikan rusaknya hati atau untuk mencegah berkembangnya penyakit menjadi lebih parah. Apabila terus menerus minum alkohol maka kemungkinan akan mengalami komplikasi yang cukup serius.

Apabila seseorang sudah ketergantungan dengan alkohol dan ingin berhenti mengonsumsinya, maka pihak dokter dapat merekomendasikan suatu terapi yang disesuaikan dengan kondisi ketergantungan, seperti konseling, obat-obatan, dan lainnya.

2. Terapi untuk malnutrisi

Dokter yang mungkin akan menyarankan diet khusus guna untuk memperbaiki kondisi kekurangan gizi yang dapat terjadi pada orang yang menderita penyakit hepatitis alkoholik. Selain itu, dokter juga dapat merujuk ahli gizi yang dapat membantu dalam menilai pola makan serta menyarankan dalam perubahan untuk meningkatkan vitamin dan juga nutrisi.

3. Obat untuk mengurangi peradangan hati

Seseorang yang menderita penyakit hepatitis alkoholik dapat bisa mempertimbangkan pada pengobatan jangka pendek dengan obat-obatan guna untuk mengurangi peradangan hati.

4. Transplantasi hati

Jika pada fungsi hati mengalami gangguan, satu-satunya yang menjadi pilihan bagi sebagian orang yaitu melakukan transplantasi hati. Meskipun pengobatan transplantasi hati sering berhasil, tetapi jumlah orang yang membutuhkan hati jauh melebihi pada jumlah organ yang tersedia.

Pada beberapa pusat kesehatan mungkin enggan akan melakukan transplantasi hati pada penderita hepatitis alkoholik dikarenakan pada sebagian besar akan kembali mengonsumsi minuman keras setelah melakukan operasi.

| Pengertian Hepatitis Alkoholik dan Cara Pengobatannya

Hepatitis D – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Hepatitis D adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi virus hepatitis D atau yang disebut dengan Delta Virus. Virus ini akan mengakibatkan terjadinya radang sendi pada bagian hati. Infeksi hepatitis D bisa terjadi sebagai co-infeksi, yang artinya dapat terjadi bersamaan dengan infeksi hepatitis B. Pada virus ini merupakan salah satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang menyebabkan peradangan dan juga bisa mempengaruhi pada kemampuan hati untuk berfungsi.

hepatitis d

Hepatitis D merupakan salah satu jenis penyakit dari 5 jenis hepatitis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Pada setiap penyakit hepatitis memiliki metode serta gejala yang berbeda-beda. Tetapi untuk hepatitis D, penyakit ini akan membutuhkan virus hepatitis B untuk menjangkiti sel hati. Pada penularannya dapat ditempuhi dengan dua cara, yaitu infeksi yang bersamaan dengan cara simultan hepatitis B dengan hepatitis D (koinfeksi), dan infeksi virus hepatitis D pada individu yang telah mengalami infeksi hepatitis B sebelumnya (superinfeksi).

Hepatitis D dapat menimbulkan penyakit akut ataupun kronis. Untuk hepatitis D akut akan terjadi secara tiba-toba dan dapat menimbulkan gejala yang lebih hebat dibandingkan dengan hepatitis D kronis. Apabila infeksi hepatitis D terjadi selama 6 bulan atau lebih, maka infeksi yang terjadi termasuk infeksi kronis. Gejala yang akan timbul akan bertambah parah secara perlahan. Biasanya virus akan menetap di tubuh selama beberapa bulan sebelum terjadi gejala yang pertama muncul. Sehingga semakin lama infeksi hepatitis D terjadi, maka akan beresiko terjadi komplikasi yang diakibatkan penyakit menjadi semakin tinggi.

Gejala Hepatitis D

Gejala hepatitis D dapat serupa dengan gejala hepatitis B, sehingga akan sulit bagi dokter untuk menentukan diagnosis penyakit dari gejala yang terjadi pada seseorang. Pada umumnya gejala HDV akan muncul terjadi seperti :

  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Rasa lelah
  • Nyeri pada bagian hati (sisi kanan atas perut)
  • Nyeri pada otot dan sendi
  • Kulit dan mata berubah menjadi kuning
  • Urine berubah menjadi gelap

Pada seseorang yang terinfeksi HDV pada waktu dewasa, maka bisa dipulihkan sebelumnya, meskipun terdapat tanda-tanda yang bersifat parah.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Lalu apa penyebab dari hepatitis D?

HDV yang ditularkan dengan melalui suntikan jarum seperti narkoba atau medis yang tidak steril atau atau dipakai secara bersamaan. Pada virus ini dapat ditularkan dengan melaui paparan darah atau caian tubuh lainnya yang sudah terinfeksi, seperti urine, air mani, sekresi vagina, darah dan persalinan (ibu yang mengidap hepatitis D pada bayi baru lahir).

Tetapi perlu diingat bahwa, seseorang yang terkena penyakit hepatitis D apabila telah menderita penyakit hepatitis B sebelumnya. Jika terinfeksi HDV dan HBV pada saat bersamaan. Menurut salah seorang peneliti, sekitar 5% penderita hepatitis B akan terkena hepatitis D.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena hepatitis D, diantaranya :

  • Menderita hepatitis B.
  • Seringnya menerima transfusi darah.
  • Melakukan hubungan seks sesama jenis, terutama pria.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang yang melalui jarum suntik, seperti heroin.

Diagnosis penyakit hepatitis D

Untuk memastikan diagnosis penyakit hepatitis D, maka biasanya dokter menyarankan untuk melakukan tes darah guna untuk mendeteksi keberadaan virus hepatitis dalam tubuh, dan apakah terdapat antibodi di dalam tubuh. Sehingga tes darah dapat membantu untuk memulai pengobatan ataupun menganjurkan perubahan gaya hidup yang bisa memperlambat pada proses kerusakan hati.

Apakah hepatitis D dapat diobati?

Sampai sekarang masih belum ada pengobatan yang dapat memuaskan untuk hepatitis D. Namun melakukan diagnosis dini sangat penting untuk mencegah terjadinya kerusakan hati. Interferon-alpha merupakan satu-satunya obat yang dapat menunjukkan efek terapi pada penyakit tersebut. Pengobatan dengan menggunakan interferon dilakukan dengan cara menyuntikkan pada setiap minggu dan juga dapat berlangsung selama kurang lebih 12 hingga 18 bulan. Tetapi meskipun demikian, terkadang setelah melakukan pengobatan selesai, maka penderita dapat memberikan hasil positif pada pengetesan virus HDV. Selanjutnya untuk pendekatan akhir guna untuk menghilangkan hepatitis D yaitu dengan menghilangkan hepatitis B. Apabila hepatitis B masih positif, maka hepatitis D masih infeksius.

Pencegahan Hepatitis D

Melakukan pencegahan hepatitis D adalah dengan cara mencegah terjadinya hepatitis B. Untuk menghindari terjadinya penyakit hepatitis B, maka dapat dilakukan dengan melakukan langkah-langkah pencegahan yaitu sebagai berikut :

1. Lakukan vaksinasi. Pada orang dewasa yang beresiko tinggi terkena penyakit hepatitis D harus melakukan vaksinasi. Biasanya vaksinasi akan diberikan dalam rangkaian tiga suntikan per enam bulan. Serta pastikan juga harus menggunakan jarum steril setiap melakukan penyuntikkan obat.

2. Berhati-hati ketika melakukan tato dan tindik pada tubuh. Jika berniat untuk ditindik atau di tato, pastikan peralatannya steril.

3. Gunakan kondom jika melakukan hubungan seksual, kecuali jika anda yakin bahwa pasangan tidak mengalami infeksi hepatitis atau infeksi menular seksual lainnya.

| Hepatitis D – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Definisi Tes Viral Load Hepatitis yang Perlu Anda Ketahui

Apabila Anda sedang menjalani pengobatan infeksi virus hepatitis C (HCV), maka dokter akan memantau dengan dengan melalui tes viral load. Viral load merupakan jumlah virus tertentu yang terdapat didalam darah. Untuk informasi lebih lengkap, simak dibawah ini.

tes viral load hepatitis

Apa itu tes viral load?

Viral load hepatitis adalah jumlah dari partikel virus hepatitis yang terdapat dalam per 1 ml/1cc volume darah. Dalam sejumlah partikel virus tersebut merupakan salinan genetik virus yang beredar pada seluruh tubuh. Adanya jumlah virus didalam darah bisa bervariasi pada setiap orangnya yang terkena infeksi, tetapi hal ini bukanlah indikator prognostik yang dapat membantu dan tidak mengukur pada tingkat keparahan penyakit hati akibat virus. Dengan melakukan tes viral load tersebut, maka bisa digunakan untuk memantau pada tingkat keberhasilan dari pengobatan hepatitis yang telah dilakukan dan menjadi suatu keputusan perawatan kesehatan dimasa depan.

Kapan tes viral load diperlukan?

Setelah memulai pengobatan, maka dokter akan menganjurkan tes lanjutan guna untuk mengevaluasi pada pengobatan yang sedang dijalani. Selain itu juga, tidak diperlukan untuk melakukan tes ulang karena viral load tidak memberikan informasi mengenai gejala dan juga fungsi hati. Namun pada tes hati lainnya seperti biopsi maka bisa memberikan informasi tersebut.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Lalu siapa saja yang harus melakukan tes viral load?

Terdapat beberapa kelompok yang lebih rentan mengalami infeksi HCV, seperti :

  • Anak yang terlahir dari ibu yang positif HCV
  • Pasien dialisis (cuci darah)
  • Orang yang terkena kontak darah seseorang yang terinfeksi hepatitis C

Viral load dapat memberikan hasil “tidak terdeteksi”, yang artinya memiliki istilah berbeda dengan kata “negatif”, tergantung dari tes yang digunakan. Apabila hasilnya negatif yaitu mungkin tidak terdapat virus hepatitis C didalam darah. Tetapi bisa juga terdapat virus hepatitis C, namun dengan jumlah yang sangat rendah dari batas deteksi tes tersebut, sehingga disebut dengan tidak terdeteksi.

Baca juga :

Sedangkan jika hasil dari tes positif, dan lab juga menentukan jumlah virus didalam darah, maka sangat penting untuk mencatat tidak hanya pada jumlah virus tetapi jga satuan yang menyertainya. Pada beberapa infeksi lainnya, jika semakin tinggi viral load, maka akan semakin parah juga penyakit yang diderita, bahkan tidak berlaku pada hepatitis C. Viral load didalam hepatitis C tidak akan memiliki kaitannya pada tingkat keparahannya. Akan tetapi viral load tersebut akan menunjukkan seberapa efektifkah dari pengobatan tersebut. Jika semakin rendah viral load, maka akan semakin tinggi peluang pada pengobatan Anda.

| Definisi Tes Viral Load Hepatitis yang Perlu Anda Ketahui