Monthly Archives: March 2015

Jenis Makanan yang Menyehatkan Organ Hati

Hati merupakan salah satu organ dalam tubuh yang mempunyai peran aktif untuk kesehatan tubuh. Jika hati tidak dijaga dengan baik maka akan merusak fungsi hati. Disfungsi hati dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius. Membersihkan hati dengan bantuan makanan pembersih hati dapat membuat fungsi hati tetap baik dengan kapasitas maksimum.
Infeksi oleh virus seperti hepatitis B, hepatitis C, penyakit metabolik, alkoholisme, deposisi besi yang berlebihan di sel-sel hati adalah beberapa penyebab kerusakan hati. Untuk itu, kita harus pandai memilih jenis makanan yang menyehatkan Organ hati

Jenis Makanan yang Menyehatkan Organ Hati

  • oatmeallOatmeal

Karbohidrat kompleks (karbohidrat baik) ini dicerna dengan lambat dan membantu mempertahankan kadar gula darah agar tetap stabil serta membuat anda kenyang lebih lama. Riset juga membuktikan bahwa mengkonsumsi oatmeal mengurangi keinginan seseorang untuk makan makanan yang berlemak. Pastikan anda tidak makan oatmeal yang diberi pemanis.

  • Sayuran berdaun hijau

Bayam, dedaunan muda, mustard greens, dan sayuran berdaun hijau gelap adalah sumber serat yang baik dan bergizi tinggi. Riset mendemonstrasikan bahwa sayuran berdaun hijau mengandung konsentrasi vitamin dan antioksidan tinggi yang membantu mencegah rasa lapar sekaligus membantu melindungi dari penyakit jantung, kanker, katarak dan kehilangan daya ingat.

  • Buah dan Minyak Zaitun

Karena kaya lemak sehat, buah dan minyak zaitun membantu mengurangi keinginan makan junk food dan membuat anda kenyang lebih lama. Riset menunjukkan bahwa lemak tak jenuh rantai tunggal (monounsaturated fats) yang terdapat pada buah dan minyak zaitun membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

  • Kacang-kacangan dan legume

Legume merupakan sumber serat yang paling baik. Legume membantu menstabilkan gula darah dan menjaganya tetap normal. Legume juga kaya kandungan potassium yaitu mineral penting yang mengurangi dehidrasi dan risiko tekanan darah tinggi serta stroke. Satu jenis legume yaitu kacang kedelai, membantu pembakaran lemak. Isoflavon yang ditemukan dalam makanan yang terbuat dari kedelai mempercepat pembakaran cadangan lemak. Dalam sebuah penelitian, orang yang makan produk kedelai dalam jumlah banyak dapat mengurangi kelebihan berat badan hingga tiga kali lipat dibanding orang yang tidak makan kedelai

  • Bawang putih dan Bawang Bombai

Makanan lezat ini mengandung fitokimia yang membantu mengurangi persediaan lemak dalam tubuh juga menghilangkan kolesterol, membunuh virus, bakteri dan fungi, serta melindungi dari penyakit jantung.

  • Tomat

Tomat kaya akan vitamin c clan lycopene. Tomat menstimulasi produksi asam amino yang disebut carnitine. Carnitine membantu mempercepat kapasitas pembakaran lemak dalam tubuh menjadi satu sepertiga kali lebih cepat. Lycopene adalah antioksidan yang sangat kuat sehingga mampu menurunkan risiko penyakit jantung hingga dua puluh sembilan persen.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mentah tanpa garam menyediakan asam lemak esensial bagi tubuh anda untuk membantu membakar lemak. Kandungan zat gizinya yang tinggi juga menurunkan risiko serangan jantung hingga 60%. Riset menunjukkan bahwa mengkonsumsi kacang-kacangan sama efektifnya dengan mengkonsumsi obat-obatan penurun kolesterol guna menurunkan kolesterol tinggi, belum lagi rasanya yang lezat dan tidak memiliki efek samping yang buruk.

  • Cayenne (lada Cayenne)

Rempah pedas ini mengurangi risiko insulin berlebih dalam tubuh dengan cara mempercepat metabolisme dan menurunkan kadar gula darah, sebelum insulin berlebih menyebabkan tumpukan lemak.

  • Kunyit

Rempah yang banyak dipakai ini sering digunakan dalam masakan India, merupakan sumber beta karoten antioksidan yang melindungi hati dari kerusakan akibat radikal bebas. Kunyit juga membantu menyembuhkan hati anda sekaligus membantu metabolisme lemak dengan cara mengurangi jumlah simpanan lemak pada sel hati.

  • Kayu manis

Para peneliti di Departemen Pertanian Amerika Serikat menunjukkan bahwa satu sendok teh kayu manis yang dicampur dalam makanan membantu metabolisme gula hingga dua puluh kali lipat lebih baik. Jumlah gula yang berlebih dalam darah dapat memicu penumpukkan lemak.

  • Biji dan minuak Flax (Rami)

Biji dan minyak flax menarik toksin laru minyak yang singgah di jaringan berlemak dalam tubuh kemudian membawa toksin-toksin tersebut keluar dari tubuh.

  • Zat gizi untuk memperbaiki kerja hati (Liver)

Konsumsilah satu atau dua tablet enzim pencernaan setiap kali anda makan. Idealnya, enzim pencernaan yang anda konsumsi meliputi protease I, II dan III, maltase, amilase, lipase, selulase, peptidase, laktase dan invertase.

| Jenis Makanan yang Menyehatkan Organ Hati

Artikel lainnya:

Cara Merawat Kesehatan Organ Hati Pada Manusia

Hati merupakan salah satu dari sekian banyaknya organ vital dalam tubuh denganperan yang sangat pentinguntuk melengkapi kinerja organ lain dalam meneruskan kelangsungan hidup setiap orang. Sebagai organ kelenjar terbesar dalam tubuh membuat kita mau tidak mau harus merawatnya dengan baik, berikut dibawah ini cara merawat kesehatan organ hati pada manusia

Cara Merawat Kesehatan Organ Hati Pada Manusia

cara merawat hati

  • Air lemon

Hati merupakan organ tubuh dengan fungsi utama membasmi racun yang menyebar dalam tubuh anda melalui makanan yang anda konsumsi. Untuk membantu proses detoksifasi hati anda bisa dengan membuat minuman yang berasal dari air putih dan air perasan lemon. Cara membuatnya yaitu dengan mencampur air perasan lemon ke dalam air putih lalu diminum secara rutin tiap hari. Kandungan asam sitrat dalam lemon membantu kinerja empedu dalam mengeluarkan racun dari tubuh.

  • Konsumsi Sayuran

Beberapa sayuran ada yang tepat untuk menjaga kesehatan hati. Sayuran yang dimaksud adalah bawang dan brokoli yang keduanya sama-sama menyimpan belerang dalam porsi lebih yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mendorong kemampuan hati dalam mendetoksifikasi racun.

  • Pijat

Pijatan yang lembut di area dekat hati dan kantung empedu berguna untuk membantu proses peraliran atau sirkulasi darah ke hati. Hasilnya yaitu kinerja atau fungsi hati akan lebih optimal dalam bekerja.

  • Stop konsumsi alkohol

Alkohol yang anda konsumsi akan berubah senyawa yang terdiri dari partikel racun yang lebih banyak sehingga hati akan bekerja untuk menyaring dan mengeluarkan racun dari tubuh lebih keras, jika terus menerus dibiarkan maka fungsi hatipun akan melemah. Oleh sebab itu, batasi alkohol atau kalau bisa hentikan.

  • Suplemen untuk hati harus rutin dikonsumsi

Penuhi kebutuhan mineral penting untuk membantu hati dalam mendetoksifikasi racun dalam tubuh seperti magnesium, kalsium, sodium, besi, seng, selenium, tembaga, dan mangan.

Demikian cara merawat organ hati pada manusia, semoga sajian artikel kami kali ini bermanfaat untuk para pembaca. Dan terimakasih telah berkunjung disitus kami https://mengobatihepatitisbkronis.com/

[sumber: carahidupsehat.blogspot.com]

| Cara Merawat Kesehatan Organ Hati Pada Manusia

Temukan artikel lainnya

Fungsi Organ Hati Pada Manusia

Hati adalah bagian dari sistem pencernaan, tapi itu tidak lebih dari sekedar proses asupan makanan. Hati bertanggung jawab untuk memproduksi zat yang akan memecah lemak dan lipid, membuat makanan lebih mudah dicerna. Hati juga menghasilkan beberapa asam amino, yang penting untuk produksi protein, tanpa hati tubuh tidak bisa berfungsi. Hati memproduksi banyak kolesterol dalam tubuh, apakah sehat atau tidak sehat. Selain dari kemampuan produksi, hati juga bertindak sebagai filter. Ketika zat berbahaya diambil ke dalam tubuh, hati adalah organ yang bertanggung jawab untuk penyaringan. Misalnya, hati menyaring alkohol dari darah. Secara sederhana, fungsi utama hati adalah untuk menjaga keseimbangan dalam tubuh. Hati menetralkan racun yang berbahaya, menciptakan zat yang diperlukan dan membuang produk limbah. Selain memproduksi empedu, terdapat beberapa fungsi hati lainnya.

Fungsi Organ Hati Pada Manusia

fungsi organ hati

  1. Menawarkan dan menetralkan racun (detoksifikasi). Hati dapat menghilangkan racun di dalam darah dengan cara membersihkannya dari zat berbahaya seperti alkohol dan obat-obatan.
  2. Membuat protein plasma.
  3. Membantu membuang zat bilirubin. Bilirubin adalah zat yang tidak baik untuk tubuh sehingga harus dibuang melalui sistem ekskresi.
  4. Menyimpan glikogen (gula otot) yang merupakan hasil pengubahan dari glukosa karena hormon insulin.
  5. Mengubah zat makanan yang diabsorbsi dari usus dan yang disimpan di suatu tempat di dalam tubuh. Zat makanan diubah sesuai kegunaannya.
  6. Mengatur sirkulasi hormon.
  7. Mempertahankan suhu tubuh dengan menaikan suhu darah yang mengalir melalui hati.
  8. Memakan antigen dan mikroorganisme.
  9. Mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan zat lain.
  10. Menyimpan hermatin yang diperlukan untuk penyempurnaan sel darah merah yang baru.
  11. Membantu empedu untuk menghasilkan cairan empedu yang berasal dari sel darah merah yang telah dirombak di dalam hati. Cairan empedu berfungsi untuk mengemulsikan lemak dalam makanan. Kantong empedu dapat menghasilkan 1/2 liter empedu setiap harinya. Empedu berwarna kehijauan dan terasa pahit.
  12. Membentuk sel darah merah saat masih di dalam janin.
  13. Membentuk urea yang merupakan hasil dari perombakan asam amino. Urea dikeluarkan melalui ginjal dalam bentuk urin.
  14. Menyimpan vitamin larut lemak (A, D, E, K), vitamin B12, dan mineral.
  15. Menghasilkan protrombin dan fibrinogen yang berfungsi untuk mencegah penggumpalan darah.

Itulah fungsi organ hati pada manusia, semoga bermanfaat. Terimakasih

[sumber: hedisasrawan.blogspot.com]

| Fungsi Organ Hati Pada Manusia

Artikel lainnya:

Diet Sehat Untuk Penderita Penyakit Hati

Tujuan diet sehat untuk penderita penyakit hati adalah memberikan makanan cukup untuk mempercepat perbaikan fungsi tanpa memperberat kerja hati. Syaratnya diet untuk penderita penyakit hati adalah:

  • Kalori tinggi, kandungan karbohidrat tinggi, lemak sedang dan protein disesuaikan dengan keadaan penderita
  • Diet diberikan secara bertahap, disesuaikan dengan nafsu makan dan toleransi penderita
  • Cukup vitamin dan mineral
  • Rendah garam atau cairan dibatasi bila terjadi penimbunan garam atau air
  • Mudah dicerna dan tidak merangsang
  • Hindari bahan makanan yang mengandung gas
  • Bila berat badan berlebihan, harus diturunkan secara bertahap sesuai kebutuhan penderita
  • Bahan makanan yang mengandung lemak dan kolesterol dihindari seperti ayam dengan kulit, kuning telur, jeroan, udang dll.

Macam-Macam Diet Untuk Penderita Penyakit Hati

Ada berbagai macam diet untuk penderita hepatitis, diet tersebut disesuaikan dengan kondisi yang sedang dialami oleh pasien hepatitis

Diet 1
Untuk penderita sirosis hati yang berat dan hepatitis akut prekoma. Biasanya diberikan makanan berupa cairan yang mengandung karbohidrat sederhana misalnya sari buah, sirop, teh manis. Pemberian protein sebaiknya dihindarkan. Bila terjadi penimbunan cairan atau sulit kencing maka pemberian cairan maksimum 1 liter perhari. Diet ini sebaiknya diberika lebih dari 3 hari.

Diet 2

Diberikan bila keadaan akut atau prekoma sudah dapat diatasi dan mulai timbul nafsu makan.
Diet berbentuk lunak atau dicincang, tergantung keadaan penderita. Asupan protein dibatasi hingga 30 gram perhari, dan lemak diberikan dalam bentuk yang mudah dicerna.

Diet 3

Untuk penderita yang nafsunya cukup baik.
Bentuk makanan lunak atau biasa, tergantung keadaan penderita. Kandungan protein bisa sampai 1 g/kg berat badan, lemak sedang dalam bentuk yang mudah dicerna.

Diet 4

Untuk penderita yang nafsu makannya telah membaik, dapat menerima protein dan tidak menunjukan sirosis aktif.
Bentuk makanan lunak atau biasa, tergantung kesanggupan penderita. Kalori, kandungan protein dan hidrat arang tinggi, lemak, vitamin dan mineral cukup. [sumber: nutricymeal.blogspot.com]

Demikian mengenai diet sehat untuk penderita penyakit hati. Semoga bermanfaat.

| Diet Sehat Untuk Penderita Penyakit Hati