Waspada, 4 Penyakit yang Menyebabkan Telinga Sakit

Sakit telinga seperti berdengung merupakan salah satu gejala (simpton) adanya suatu penyakit berbahaya yang Anda alami. Telinga berdengung sering disebut juga dengan istilah tinnitus yang bisa terjadi sementara dan hilang dengan sendirinya. Namun, meski demikian Anda tetap harus waspada karena 4 jenis penyakit ini menyebabkan telinga sakit dan harus Anda ketahui beberapa penyakit ini.

Ketahui 4 Jenis Penyakit yang Menimbulkan Gejala Sakit Telinga

Waspada, 4 Penyakit yang Menyebabkan Telinga Sakit

Penyakit diabetes
Gangguan atau masalah pada telinga bisa menjadi gejala dari penyakit sistemik seperti diabetes. Menurut hasil studi tahun 2008 oleh National Institutes of Health, gangguan pendengaran merupakan gejala umum dari diabetes. Dan gangguan pendengaran merupakan masalah kesehatan nomor 3 di Amerika Serikat.

Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Seth Schwartz, MD, direktur Listen for Life Center dari Virginia Mason, Seattle,”Kami tidak tahu persis apa kaitannya antara gangguan pendengaran dan diabetes, namun mungkin ada hubungannya terhadap suplai darah ke telinga bagian dalam yang sering dikeluhkan para penderita diabetes”.

Penyakit jantung

Hasil sebuah studi 2012 yang dilakukan di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles dan dipublikasikan dalam American Journal of Cardiology menemukan bahwa lipatan daun telinga yang diagonal berkemungkinan besar menunjukkan tanda-tanda dari penyakit jantung. Karena memiliki hubungan langsung dengan penyakit arteri koroner.

Masalah kesehatan pada rahang

Masalah rahang atau disebut juga dengan gangguan sendi temporomandibular atau TMJ adalah gangguan kesehatan yang menimbulkan rasa nyeri pada telinga dan disebabkan karena adanya masalah rahang. Hal ini terjadi lantaran rahang dengan tulang dekat telinga saling terhubung sehingga kondisi tersebut dapat memicu nyeri telinga saat mengunyah, berbicara atau membuka mulut lebar.

Penyakit hepatitis hingga kanker payudara

Menurut Schwartz mengungkapkan bahwa,”Ada korelasi antara kotoran telinga dengan penyakit serius lainnya”. Pada tahun 2009, peneliti Jepang menerbitkan sebuah studi dalam FASEB Journal dan menghubungkan mutasi pada gen yang disebut dengan ABCC11 berhubungan dengan peningkatan potensi berkembangnya kanker payudara pada kotoran telinga yang basah dan lengket.

Namun, meski demikian penelitian ini belum menetapkan hubungan pasti antara kotoran telinga dan kanker payudara.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk lebih waspada dan berhati-hati dengan gejala yang ditimbulkan. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kesehatan Anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s