Berbagai Risiko Penyakit Mengintai Si Perut Buncit

Perlu Anda ketahui, perut buncit bisa menjadi gejala atau penyebab timbulnya suatu penyakit kronis atau bahkan komplikasi. Cara yang paling mudah untuk mengetahui perut Anda buncit atau tidak yaitu dengan mengukur lingkar pinggang. Untuk orang Asia, menurut WHO, perut terbilang buncit apabila ukuran lingkar pinggang diatas 80cm pada wanita dan 90 cm pada pria.

Perut buncit bisa terjadi disebabkan oleh adanya penumpukan lemak viseral yaitu lemak yang terdapat di dalam organ dalam perut. Berikut dibawah ini berbagai risiko penyakit mengintai si perut buncit.

Berbagai Risiko Penyakit Mengintai Si Perut Buncit

Berbagai Risiko Penyakit Mengintai Si Perut Buncit

Jantung dan pembuluh darah
Lemak jahat yang tersimpan dapat menyebar dan menyumbat pembuluh darah jantung. Selain itu, lemak jahat tersebut juga aktif memproduksi sel sitokin seperti tumor necrosis factor dan interleukin 6yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Hati
Hati adalah organ yang membakar lemak. Apabila lemak berlebihan, hati akan kesulitan untuk membakarnya sehingga lemak dapat terakumulasi di dalam hati dan menyebabkan perlemakan hati. Sel sitokin yang dihasilkan oleh lemak sekitar hati juga mengganggu proses pembakaran yang terjadi pada hati.

Artikel terkait: Obat Hepatitis

Diabetes
Perut buncit yang berhubungan dengan resisten insulin dapat mengganggu metabolisme gula. Hal terjadi dikarenakan sel sitokin yang diproduksi oleh lemak berlebih di dalam perut, memberikan dampak negatif pada sensitif sel terhadap insulin. Sehingga, level gula di tubuh meningkat dan Anda dapat terkena penyakit diabetes.

Hipertensi atau darah tinggi
Lemak viseral yang berlebihan pada perut dapat menyebabkan hipertensi. Hal ini terjadi lantaran adanya penumpukan cairan, dan aktivasi sistem saraf simpatis serta sistem renin-angiotensin-aldosteron yang berhubungan dengan tekanan darah. Perut buncit juga dapat menyebabkan perubahan resistensi pembuluh darah, sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi.

Kanker payudara
Beberapa studi menemukan bahwa perut buncit dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan membuat prognosis yang lebih buruk pada penderita kanker payudara. Risiko kanker payudara meningkat hingga 30% pada wanita yang mengalami kenaikan ukuran lingkar pinggang (naik satu ukuran celana) pada umur 25 hingga setelah menopause.

Dementia (Pikun)
Banyaknya penumpukan lemak pada tubuh dapat mengakibatkan fungsi kognitif otak menurun. Perut buncit juga berhubungan dengan degenerasi saraf yang memengaruhi struktur otak dan dapat menyebabkan pikun, termasuk Alzheimer. Tak hanya itu, perut buncit dapat meningkatkan risiko pikun hingga 3 kali lipat pada 30 tahun mendatang. Kendati demikian, mekanisme di balik hal tersebut belum terlalu jelas.

Jadi itulah beberapa bahaya yang dapat mengintai mereka yang mengalami perut buncit. Untuk mengurangi risiko terkena perut buncit, disarankan untuk berolahraga dan lakukan diet sehat agar terbebas dari masalah perut buncit dan masalah kesehatan lainnya. Semoga informasi kesehatan ini bermanfaat dan terimakasih.

| Berbagai Risiko Penyakit Mengintai Si Perut Buncit

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s