Mengetahui Jenis-jenis Transplantasi Hati dan Prosedurnya

Kegagalan pada fungsi hati atau liver dapat diatasi dengan melakukan transplantasi. Tetapi dalam prosedur dari transplantasi hati tidaklah mudah dan harus melewati beberapa tahapan.

Transplantasi hati adalah prosedur dari tim medis yang digunakan untuk menggantikan hati yang gagal dengan organ hati yang baru dan sehat dari orang lain yang disebut dengan donor. Hati dapat ditransfer dengan cara keseluruhan ataupun sebagian dari orang yang sudah meninggal atau masih hidup.

Pada orang dewasa dengan berat sekitar 1.3 kg, hati merupakan salah satu organ internal tubuh yang terbesar yang terletak pada bagian atas rongga perut sebelah kanan. Fungsi dari hati ini sangatlah penting dalam tubuh, yaitu memproduksi protein, memecah nutrisi dari makanan menjadi energi, memproduksi cairan empedu, membantu tubuh untuk menghalau bakteri, menyimpan vitamin dan mineral, dan menyingkirkan racun yang ada dalam tubuh.

Sebelum mendapatkan transplantasi hati, Anda harus mengetahui apa saja jenis transplantasi hati itu sendiri.Pada semua jenis transplantasi hati harus ada kecocokan yang lengkap antara penderita dan pendonor. Hal ini berarti donor harus sesuai dengan golongan darah, ukuran hati dan jaringan hati.

mengenal transplantasi hati

Berikut jenis-jenis transplantasi hati beserta prosedurnya :

1. Transplantasi Orthotopic

Transplantasi orthotopic merupakan jenis yang paling umum dari transplantasi hati. Jenis ini merupakan transplantasi yang melibatkan seluruh hati yang diambil dari pendonor yang sudah meninggal. Biasanya dari pendonor yang telah setuju untuk menyumbangkan pada organ mereka sebelum kematian atau saat keluarga pendonor yang telah setuju untuk disumbangkan.

Selama proses operasi, maka dokter akan membuat sayatan pada bagian perut untuk mengangkat hati yang gagal. Kemudian organ hati pendonor akan dimasukan ke dalam organ tubuh tersebut dan terhubung ke pembuluh darah serta saluran empedu. Pada sayatan tersebut kemudian akan ditutup dengan melakukan jahitan atau staples bedah. Tabung drainase bisa digunakan untuk mengeringkan pada setiap cairan ekstra.

| Artikek terkait : Obat Hepatitis

2. Transplantasi Donor Hidup

Transplantasi donor hidup artinya pendonor yang merupakan orang yang masih hidup. Donor melakukan operasi pertama yang dimana ahli bedah akan mengangkat baik pada bagian kiri atau kanan (lobus) dari hati mereka. Pada transplantasi lobus kanan biasanya dianjurkan untuk orang dewasa, sedangkan pada lobus kiri digunakan pada anak-anak. Hal ini dikarenakan lobus kanan lebih besar serta lebih cocok untuk orang dewasa, sementara pada lobus kiri lebih kecil dan cocok bagi anak-anak.

Pada orang yang menerima donor akan dibuka dan organ hati yang sakit akan diangkat. Bagian dari hati akan diambil dari donor dan diganti untuk membuat koneksi dengan pembuluh darah serta saluran empedu seperti transplantasi orthotopic. Setelah dilakukan transplantasi, lobus yang telah ditransplantasikan akan meregenerasi sendiri. Bahkan pada donor bagian hati yang diangkat akan tumbuh kembali. Dalam penerima lobus baru biasanya akan tumbuh hingga 85% dari ukuran hati asli dalam jangka waktu satu minggu.

3. Transplantasi Hati Jenis Split

Pada jenis transplantasi ini donasi perpecahan akan melibatkan transplantasi hati dari seseorang yang telah meninggal pada dua penerima. Hal ini kemungkinan jika penerima yang berikutnya adalah orang dewasa dan seorang anak. Hati yang disumbangkan maka akan dibagi menjadi lobus kiri dan kanan. Biasanya orang dewasa akan menerima lobus kanan lebih besar dibandingkan dengan anak yang akan menerima lobus kiri lebih kecil.

Seperti pada transplantasi donor hidup maka transplantasi hati akan tumbuh kembali pada ukuran aslinya dengan regenerasi. Maka dari itu pada metode ini menguntungkan dua orang pada satu waktu.

4. Transplantasi Hati Auxiliary

Jenis transplantasi ini merupakan jenis yang jarang dilakukan. Hal ini terjadi saat hati penerima tidak sepenuhnya diangkat. Ini ketika seseorang mampu menyelamatkan sebagian dari hati. Transplantasi hati dengan tambahan cocok untuk keturunan atau penyakit hati metabolik yang dapat menyebabkan gagal hati akut.

Setelah kita mengetahui jenis-jenis transplantasi hati maka akan dapat membantu Anda dan juga dokter untuk memutuskan jenis apa yang cocok untuk Anda. Pada keputusan Anda juga tergantung dari kondisi hati yang sehat serta kondisi fisik.

| Mengetahui Jenis-jenis Transplantasi Hati dan Prosedurnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s