Ketahui Penyebab Jumlah Bilirubin Meningkat

Bilirubin adalah pigmen yang berwarna kuning kecoklatan yang berada didalam empedu, darah dan tinja. Jika jumlah bilirubin yang berlebihan maka hal tersebut bisa menjadi pertanda seseorang mengidap suatu penyakit.

penyebab bilirubin meningkat

Bilirubin yang berperan sebagai antioksidan seluler. Tingkat normal dari bilirubin langsung atau terkonjugasi didalam darah yaitu 0-0,3 mh/dL (miligram per desiliter). Sedangkan kadar dari bilirubin secara total harus 0,3 hingga 1,9 mg/dL. Bilirubin yang diproduksi dari dalam tubuh saat protein hemoglobin dalam sel darah merah dipecah. Didalam tubuh, bilirubin akan bergerak melewati hati, dan pada akhirnya dikeluarkan dari badan.

Hati yang tidak dapat memproses bilirubin didalam tubuh, hal tersebut dikarenakan bilirubin yang diproses terlalu banyak, adanya sumbatan, atau bahkan peradangan hati. Apabila jumlah bilirubin dalam tubuh terlalu banyak, maka kulit dan bagian putih mata akan berubah dan terlihat menguning. Kondisi itulah yang disebut dengan penyakit kuning.

Lalu apa yang menyebabkan kadar bilirubin menjadi meningkat?

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Berikut beberapa penyebab yang bisa menyebabkan kadar bilirubin meningkat :

  1. Penyumbatan saluran empedu yang dapat mempengaruhi tingkat bilirubin. Pada beberapa kasus, penyempitan saluran empedu dapat memicu kenaikan moderat bilirubin.
  2. Penyakit hati yang menyebabkan kerusakan pada hati seperti hepatitis (infeksi yang menyebabkan hati menjadi bengkak atau meradang), sirosis (jaringan parut pada hati), mononcleosis (sakit karena adanya virus), dan penyakit hati lainnya.
  3. Adanya jenis infeksi, seperti infeksi pada kandung empedu atau kolesistitis (peradangan pada kandung empedu yang biasa terjadi jika batu empedu menghalangi cairan dalam kantong empedu).
  4. Selain sirosis hati, fungsi hati dapat dipengaruhi oleh berbagai masalah lain seperti gagal hati, kista hati, dll.
  5. Adanya kelainan genetik metabolisme bilirubin yang dapat menyebabkan kenaikan ringan tingkat bilirubin.
  6. Adanya Sindrom Crigler Najjar atau gangguan langka yang dapat mempengaruhi metabolisme bilirubin sehingga menyebabkan kadar bilirubin dalam darah menjadi meningkat.
  7. Sel-sel darah merah akan rusak lebih cepat, seperti pada penyakit anemia sel sabit, anemia hemolitik, dan erythroblastosis. Selain itu juga, karena tingginya jumlah bilirubin bisa disebabkan oleh reaksi alergi transfusi, yaitu saat tubuh sedang mengalami alergi terhadap darah yang diterima saat transfusi. Maka sel-sel darah merah transfusi akan dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri.
  8. Mengonsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar bilirubin, seperti beberapa obat pil KB, obat antibiotik, flurazepam, indomethacin, diazepam, dan phenytoin.

Jumlah bilirubin yang terlalu tinggi tidak hanya pada orang dewasa saja, ternyata pada bayi baru lahir juga sangat berbahaya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan masalah serius lainnya. Maka dari itu, pada bayi baru lahir sering mengalami penyakit kuning yang kemungkinan sangat memerlukan pengobatan yang khusus untuk menurunkan kadar bilirubin.

Segera periksakan pada dokter, jika tiba-tiba mengalami perubahan warna kulit menjadi kuning untuk mendapatkan tindakan yang lebih cepat dan tepat.

| Ketahui Penyebab Jumlah Bilirubin Meningkat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s