Ketahui Penyebab Dari Penderita Hepatitis Mengalami Hipertensi

Hepatitis dan hipertensi merupakan dua kondisi kesehatan yang cukup banyak dialami oleh kalangan masyarakat Indonesia. Tetapi pada kedua penyakit tersebut memiliki gejala yang berbeda, namun kedua penyakit tersebut bisa saling berhubungan satu sama lain. Simak penjelasannya disini.

hubungan antara penyakit hepatitis dan hipertensi

Sekilas Tentang Hepatitis

Hepatitis adalah suatu infeksi peradangan yang terjadi pada organ hati. Ada banyak hal yang menjadi penyebab dari terjadinya hepatitis, dan biasanya disebabkan oleh adanya virus yang terbagi menjadi 5 kelompok dari A sampai E. Hepatitis virus yang akan menyebar dikarenakan terdapat paparan terhadap darah ataupun cairan tubuh yang mengalami infeksi, seperti cairan vagina dan air mani. Kebersihan dan sanitasi yang buruk, serta adanya infeksi HIV yang dapat meningkatkan resiko berkembangnya hepatitis virus. Selain itu, hepatitis juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang dapat merusak organ hati, mengonsumsi minuman alkohol secara berlebihan dan autoimun.

Pada umumnya gejala yang akan terjadi dari penyakit hepatitis yaitu rasa mual, kelelahan, nafsu makan berkurang, rasa tidak nyaman pada bagian perut karena mengalami nyeri pada hati, urine berubah warna menjdi kuning, kulit dan bagian putih mata menguning, serta akan mengalami penurunan berat badan.

Jika kondisi tersebut tidak segera diobati, maka lama kelamaan akan berkembang menjadi kondisi kronis. Biasanya hepatitis akan disebut kronis ketika sudah terjadi lebih dari 6 bulan. Apabila kondisi tersebut tidak membaik, maka bisa berujung pada fibrosis atau sirosis hati.

Artikel terkait : Obat Hepatitis 

Sekilas Tentang Hipertensi

Hipertensi sistemik atau tekanan darah tinggi dapat terjadi ketika tekanan darah di seluruh tubuh naik, sistolnya hingga 140 keatas dan diastolnya 90 keatas. Penyakit hipertensi dibedakan menjadi dua jenis, hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Pada hipertensi primer yaitu peningkatan tekanan darah yang belum masih belum diketahui penyebabnya. Sedangkan pada hipertensi sekunder merupakan hipertensi yang disebabkan oleh adanya penyakit lain.

Lalu bagaimana hubungan antara hepatitis dan hipertensi?

Pada penyakit hepatitis kronis dapat berujung pada sirosis atau yang disebut dengan fibrosis hati. Sirosis terjadi karena adanya jaringan hati yang mengeras sehingga akan menyebabkan hati menjadi tidak bisa berfungsi dengan baik. Apabila kondisi sirosis sudah terlalu parah, maka akan benar-benar tidak berfungsi bahkan dapat menyebabkan hipertensi portal.

Hipertensi portal akan terjadi jika darah sudah tidak bisa mengalir dengan baik di area hati dan terdapat tekanan yang lebih pada bagian pembuluh vena portal menujug organ tersebut. Pada umumnya hipertensi disebabkan oleh adanya hepatitis B dan hepatitis C. Dan inilah yang menghubungkan antara hepatitis dan hipertensi.

Pada umumnya kondisi hipertensi portal disebabkan oleh adanya sirosis hati yang berbeda dengan kondisi hipertensi. Kondisi hipertensi portal merupakan adanya peningkatan tekanan pada pembuluh darah di bagian porta sehingga penderita sirosis hati akan memiliki riwayat muntah darah, kaki bengkak, atau feses hitam. Sementara kondisi hipertensi yang sering dibutuhkan pada umumnya merupakan suatu kondisi yang dimana tekanan darah seluruh tubuh mengalami peningkatan dari kadar normal.

Hepatitis dapat dicegah jika tekanan darah tinggi terkontrol dengan baik. Hipertensi yang dikontrol terbukti dapat memperlambat pada perkembangan hepatitis. Didalam sebuah studi juga yang telah dilakukan oleh Parrili bahwa hepatitis kronis bisa berhubungan dengan hipertensi. Bagi penderita hipertensi maka akan memiliki peluang untuk terkena hepatitis dibandingkan dengan mereka yang mengalami tekanan darah tidak terkontrol.

Pada dasarnya hepatitis masih bisa disembuhkan dengan cara pengobatan yang ketat, sehingga bisa terhindar dari berbagai macam komplikasi termasuk pada sirosis hati. Jika seseorang mengalami kedua kondisi tersebut, sebaiknya untuk segera konsultasikan pada dokter. Perlu diingat dan diketahui bahwa, lakukan pola hidup yang sehat dan baik, dengan menjaga pola makan dan melakukan aktivitas fisik secara teratur sehingga Anda dapat mengontrol tekanan darah Anda.

| Ketahui Penyebab Dari Penderita Hepatitis Mengalami Hipertensi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s