Definisi Tes Viral Load Hepatitis yang Perlu Anda Ketahui

Apabila Anda sedang menjalani pengobatan infeksi virus hepatitis C (HCV), maka dokter akan memantau dengan dengan melalui tes viral load. Viral load merupakan jumlah virus tertentu yang terdapat didalam darah. Untuk informasi lebih lengkap, simak dibawah ini.

tes viral load hepatitis

Apa itu tes viral load?

Viral load hepatitis adalah jumlah dari partikel virus hepatitis yang terdapat dalam per 1 ml/1cc volume darah. Dalam sejumlah partikel virus tersebut merupakan salinan genetik virus yang beredar pada seluruh tubuh. Adanya jumlah virus didalam darah bisa bervariasi pada setiap orangnya yang terkena infeksi, tetapi hal ini bukanlah indikator prognostik yang dapat membantu dan tidak mengukur pada tingkat keparahan penyakit hati akibat virus. Dengan melakukan tes viral load tersebut, maka bisa digunakan untuk memantau pada tingkat keberhasilan dari pengobatan hepatitis yang telah dilakukan dan menjadi suatu keputusan perawatan kesehatan dimasa depan.

Kapan tes viral load diperlukan?

Setelah memulai pengobatan, maka dokter akan menganjurkan tes lanjutan guna untuk mengevaluasi pada pengobatan yang sedang dijalani. Selain itu juga, tidak diperlukan untuk melakukan tes ulang karena viral load tidak memberikan informasi mengenai gejala dan juga fungsi hati. Namun pada tes hati lainnya seperti biopsi maka bisa memberikan informasi tersebut.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Lalu siapa saja yang harus melakukan tes viral load?

Terdapat beberapa kelompok yang lebih rentan mengalami infeksi HCV, seperti :

  • Anak yang terlahir dari ibu yang positif HCV
  • Pasien dialisis (cuci darah)
  • Orang yang terkena kontak darah seseorang yang terinfeksi hepatitis C

Viral load dapat memberikan hasil “tidak terdeteksi”, yang artinya memiliki istilah berbeda dengan kata “negatif”, tergantung dari tes yang digunakan. Apabila hasilnya negatif yaitu mungkin tidak terdapat virus hepatitis C didalam darah. Tetapi bisa juga terdapat virus hepatitis C, namun dengan jumlah yang sangat rendah dari batas deteksi tes tersebut, sehingga disebut dengan tidak terdeteksi.

Baca juga :

Sedangkan jika hasil dari tes positif, dan lab juga menentukan jumlah virus didalam darah, maka sangat penting untuk mencatat tidak hanya pada jumlah virus tetapi jga satuan yang menyertainya. Pada beberapa infeksi lainnya, jika semakin tinggi viral load, maka akan semakin parah juga penyakit yang diderita, bahkan tidak berlaku pada hepatitis C. Viral load didalam hepatitis C tidak akan memiliki kaitannya pada tingkat keparahannya. Akan tetapi viral load tersebut akan menunjukkan seberapa efektifkah dari pengobatan tersebut. Jika semakin rendah viral load, maka akan semakin tinggi peluang pada pengobatan Anda.

| Definisi Tes Viral Load Hepatitis yang Perlu Anda Ketahui

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s