Pengertian Hepatitis Alkoholik dan Cara Pengobatannya

Apa itu hepatitis alkoholik?

Hepatitis alkoholik adalah terjadinya peradangan hati yang diakibatkan oleh minuman alkohol. Penyakit tersebut dapat berkembang menjadi sirosis jika penderita terus mengonsumsi minuman alkohol. Sirosis yang kemungkinan tidak dapat disembuhkan. Ketika seseorang mengalami sirosis, maka pada jaringan hati yang normal akan menjadi rusak dan tergantikan oleh jaringan parut. Maka lambat laun organ hati akan berhenti dan tidak berfungsi lagi. Hepatitis alkoholik termasuk penyakit yang serius dan dapat berujung pada kematian.

Pada umumnya penyakit hepatitis alkoholik terjadi pada orang-orang yang telah berusia diatas 30 tahun serta sering mengonsumsi minuman alkohol secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang. Lebih dari 35% bagi peminum berat akan terjangkit penyakit hepatitis alkoholik. Tetapi tidak semua peminum berat akan mengalami hepatitis alkoholik, karena pada penyakit ini juga bisa terjadi pada orang yang mengonsumsi alkohol sekadarnya.

pengertian hepatitis alkoholik dan pengobatannya

Penyebab Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik terjadi ketika hati yang rusak oleh alkohol yang telah dikonsumsi. Alkohol yang dapat menimbulkan kerusakan hati pada pencandu minuman alkohol yang belum diketahui secara jelas. Pada proses pemecahan etanol merupakan alkohol yang terkandung kedalam bir, anggur dan juga minuman keras yang dapat menghasilkan bahan kimia beracun seperti asetaldehida. Dari bahan kimia tersebut dapat memicu peradangan sehingga menghancurkan pada sel-sel hati. Kemudian pada jaringan hati yang sehat akan digantikan oleh jaringan parut yang ditimbulkan akibat dari luka peradangan. Maka hal tersebut akan mengganggu pada kemampuan hati supaya berfungsi dengan baik. Pembentukan jaringan parut yang merupakan rusaknya irreversible atau yang disebut dengan sirosis merupakan tahap akhir dari hepatitis alkoholik.

Ada 3 jenis rusaknya organ hati yang disebabkan oleh alkohol, yaitu :

  • Pengumpulan lemak (fatty liver)
  • Peradangan (hepatitis alkoholik)
  • Pembentukan jaringan parut (sirosis)

Tanda-tanda Hepatitis Alkoholik

Tanda-tanda atau gejala penyakit hepatitis alkoholik dapat menyerupai gejala hepatitis. Gejala yang terjadi seperti ruam, sakit pada persendian, dan flu. Alkohol yang juga dapat membuat tubuh kekurangan gizi. Akan tetapi pada gejala yang terjadi kemungkinan tidak akan muncul kecuali ketika hati mengalami rusak yang sudah parah.

Dengan seiringnya perkembangan penyakit yang lebih parah, biasanya gejala yang muncul biasanya termasuk pada penyakit kuning, feses yang berubah warna menjadi pucat, urine berwarna gelap, gatal-gatal, demam tinggi, terjadinya pembengkakan abdomen yang diakibatkan oleh suatu cairan, kembung, gangguan pada saraf, bahkan mengalami koma.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Lalu bagaimana cara pengobatan yang harus dilakukan?

Ada cara mudah untuk membantu dalam mengobati hepatitis alkoholik, diantaranya :

1. Berhenti minum alkohol

Apabila seseorang telah didiagnosa menderita hepatitis alkoholik, maka diharuskan untuk berhenti mengonsumsi alkohol. Cara ini merupakan satu-satunya untuk menghentikan rusaknya hati atau untuk mencegah berkembangnya penyakit menjadi lebih parah. Apabila terus menerus minum alkohol maka kemungkinan akan mengalami komplikasi yang cukup serius.

Apabila seseorang sudah ketergantungan dengan alkohol dan ingin berhenti mengonsumsinya, maka pihak dokter dapat merekomendasikan suatu terapi yang disesuaikan dengan kondisi ketergantungan, seperti konseling, obat-obatan, dan lainnya.

2. Terapi untuk malnutrisi

Dokter yang mungkin akan menyarankan diet khusus guna untuk memperbaiki kondisi kekurangan gizi yang dapat terjadi pada orang yang menderita penyakit hepatitis alkoholik. Selain itu, dokter juga dapat merujuk ahli gizi yang dapat membantu dalam menilai pola makan serta menyarankan dalam perubahan untuk meningkatkan vitamin dan juga nutrisi.

3. Obat untuk mengurangi peradangan hati

Seseorang yang menderita penyakit hepatitis alkoholik dapat bisa mempertimbangkan pada pengobatan jangka pendek dengan obat-obatan guna untuk mengurangi peradangan hati.

4. Transplantasi hati

Jika pada fungsi hati mengalami gangguan, satu-satunya yang menjadi pilihan bagi sebagian orang yaitu melakukan transplantasi hati. Meskipun pengobatan transplantasi hati sering berhasil, tetapi jumlah orang yang membutuhkan hati jauh melebihi pada jumlah organ yang tersedia.

Pada beberapa pusat kesehatan mungkin enggan akan melakukan transplantasi hati pada penderita hepatitis alkoholik dikarenakan pada sebagian besar akan kembali mengonsumsi minuman keras setelah melakukan operasi.

| Pengertian Hepatitis Alkoholik dan Cara Pengobatannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.