Monthly Archives: February 2018

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis E

Hepatitis E adalah suatu infeksi pada organ hati akut yang berpotensi cukup serius yang disebabkan oleh adanya Virus HEV. Penyakit hepatitis memiliki beberapa jenis yaitu hepatitis A, B, C, D, E dan F. Dengan berbagai jenis penyakit tersebut maka tentunya memiliki gejala maupun penyebab yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat dari jenis penyakit hepatitis yang telah diderita.

Ternyata penyakit hepatitis E merupakan jenis penyakit yang sangat mudah menyebar dalam lingkungan yang kotor serta tidak higienis. Biasanya penyebab timbulnya penyakit hepatitis tersebut dengan melalui makanan atau minuman yang sebelumnya telah terkontaminasi oleh virus hepatitis A. Maka dari itu kita harus selalu untuk memperhatikan makanan dan minuman yang akan kita konsumsi guna untuk menjaga kesehatan tubuh kita.

ciri-ciri penyakit hepatitis e

Penyebab penyakit hepatitis E ini hampir sama dengan hepatitis A. Resiko seseorang terkena infeksi HEV dapat meningkat apabila tinggal atau bepergian ke negara dengan kualitas yang buruk terutama pada wilayah yang sangat padat penduduknya. Selain itu juga, penyakit ini dapat ditularkan dengan melalui transfusi darah. Pada ibu hamil yang terinfeksi juga dapat menularkan virusnya kedalam janin yang ada didalam kandungan. Bahkan hepatitis E bisa menular dari hewan yang telah mengalami infeksi.

Hepatitis E yang bisa menyerang pada siapa saja, termasuk anak-anak. Biasanya seseorang yang telah terkena penyakit ini tingkat kematiannya cenderung rendah. Meskipun penyakit ini juga terkadang menjadi penyakit akut dan parah yaitu pada ibu hamil. Pada ibu hamil saat menginjak bulan ketiga sangat berhubungan dengan sindroma kegagalan fungsi hati fulminan. Berikut ini ciri-ciri penyakit hepatitis E.

| Artikel terkait :

Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis E :

1. Menurunnya nafsu makan, sehingga penderita akan mengalami rasa mual dan ingin muntah apabila dipaksa untuk mengonsumsi makanan.

2. Warna kulit dan mata berubah menjadi kuning, dan wajah yang pucat.

3. Warna urine berubah menjadi gelap.

4. Penderita akan mengalami kelelahan, padahal tidak melakukan aktivitas tertentu.

5. Suhu badan akan menjadi tinggi, bahkan bisa mengalami demam yang berulang-ulang dalam jangka waktu tertentu. Selain itu juga akan merasakan kedinginan dan menggigil.

6. Penderita akan mengalami rasa nyeri pada otot dan sendi.

Apakah penyakit hepatitis E akan mengalami komplikasi?

Pada kebanyakan orang yang mengalami infeksi HEV sewaktu dewasa kemungkinan bisa pulih kembali dan hanya dengan komplikasi yang sedikit, karena angka kematian pada virus ini termasuk rendah. Tetapi pada kasus langka adanya infeksi ini dapat menyebabkan gagal hati yang mengancam pada kematian. Perlu diketahui bahwa penyakit ini sangat beresiko pada ibu hamil.

Pencegahan Hepatitis E

Sebaiknya untuk tidak sembarangan mengonsumsi air yang tidak bersih atau makanan mentah yang tidak dikupas. Hal ini termasuk pada buah-buahan maupun pada sayuran yang biasanya hanya dibilas saja. Alangkah baiknya untuk meminum air rebusan. Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

| Kenali Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis E

Advertisements

5 Manfaat Olahraga Untuk Penderita Hepatitis

Tahukah Anda bahwa dengan melakukan olahraga ternyata dapat membantu untuk mengobati berbagai penyakit, dan salah satunya yaitu hepatitis. Olahraga merupakan suatu aktivitas yang dapat melancarkan sistem peredarah darah dan juga mengeluarkan racun dalam tubuh melalui keringat. Olahraga yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi tidak banyak orang yang melakukan olahraga secara rutin.

Olahraga yang dapat memperbaiki tubuh dan juga kesehatan secara keseluruhan, terutama pada orang yang menderita penyakit kronis seperti hepatitis.

manfaat olahraga untuk penderita hepatitis

Berikut ini 5 manfaat olahraga bagi penderita hepatitis :

1. Meningkatkan masa otot

Olahraga merupakan cara terbaik untuk memperkuat otot tubuh. Apabila melakukan olahraga secara teratur maka dapat mempertahankan berat badan yang sehat. Memiliki berat badan yang berlebihan akan meningkatkan jumlah sel lemak pada hati yang dapat menyebabkan penyakit perlemakan hati bahkan kerusakan hati. Berat badan yang berlebih juga merupakan suatu alasan pemicu terjadinya resistensi insulin dan juga diabetes tipe 2.

2. Menguatkan sistem kekebalan tubuh

Olahraga yang menstimulasi sel-sel darah putih yang bergerak kedalam tubuh. Antibodi yang diaktifkan ini akan dihasilkan oleh hormon yang bekerja untuk memperingatkan tubuh supaya bisa melindungi diri dari virus seperti pilek dan juga flu. Namun terlalu banyak antibodi juga akan memberikan efeknya, oleh karena itu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Untuk melakukan penyesuaian maka diharuskn untuk mengetahui terlebih dahulu kadar darah lengkap (CBC) terakhirnya. Maka pelajaran yang harus diambil yaitu melakukan olahraga dapat memperkuat pada setiap bagian tubuh, bahkan pada sistem kekebalan tubuh yang mengalami lemah.

3. Membakar kalori

Pada sebagian orang akan kesulitan untuk menjaga berat badan ketika menderita hepatitis. Hal ini karena hati yang tidak akan memproses protein dan juga karbohidrat secara efektif. Dengan melakukan olahraga maka tubuh akan bekerja secara efektif.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

4. Memberikan energi

Ternyata dengan melakukan olahraga dapat membantu untuk mempertahankan kesehatan dengan seiringnya waktu serta dapat memberikan dorongan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas seperti biasanya.

5. Meningkatkan mood

Menurut penelitian yang telah dilakukan bahwa adanya kaitan langsung antara depresi dan juga virus hepatitis C yaitu sebagai akibat dari obat-obatan dan gejalanya. Pada selama olahraga, tubuh akan menghasilkan endorfin yang dapat memblokir reseptor nyeri serta akan menghasilkan perasaan fisik yang sehat. Pada hormon tersebut seperti sedatif yang memang telah terbukti dapat mengurangi stres. Melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki juga akan berdampak baik pada kesehatan otot.

Dengan melakukan olahraga secara rutin, maka akan berdampak baik bagi kesehatan terutama bagi penderita hepatitis. Apalagi dengan mengikuti program latihan yang dianjurkan oleh dokter, maka akan sangat membantu dalam pengobatan hepatitis tersebut.

| 5 Manfaat Olahraga Untuk Penderita Hepatitis

Upaya Pencegahan Penyakit Kuning Secara Efektif

Tanda-tanda penyakit kuning muncul karena didalam tubuh terjadi pengendapan zat bilirubin, yaitu zat sisa sel darah merah yang mengalami penguraian. Bilirubin adalah zat sisa yang sudah tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh yang kemudian dibuang oleh tubuh kedalam bentuk feses (kotoran) dan urine. Pada gejala penyakit kuning ini dapat disebabkan oleh adanya jaringan hati yang mengalami kelainan sebelum zat bilirubin masuk kedalam jaringan darah menuju organ hati. Didalam hati dan setelah mengalami proses reaksi kimia didalam hati.

Seseorang yang menderita penyakit kuning, maka organ hatinya akan bekerja lebih keras sehingga menyebabkan fungsi organ hati semakin menurun. Pencegahan penyakit kuning pada bayi maupun orang dewasa sangat perlu dilakukan yaitu dengan cara memperbaiki pola makan dan juga gaya hidup yang baik.

cara efektif mencegah penyakit kuning

Ada beberapa cara yang harus dilakukan guna untuk mencegah penyakit kuning tersebut, antara lain :

1. Melakukan Vaksinasi

Dengan melakukan vaksinasi maka bisa mencegah penyakit kuning dengan baik. Dengan cara tersebut maka penyakit kuning bisa dicegah dengan cara mencegah suatu infeksi serta kondisi yang mendasari pada penyakit tersebut. Sehingga organ hati akan berada pada kondisi yang lebih baik sekaligus terlindungi dari penyakit kuning.

2. Menjaga Berat Badan

Menjaga berat badan supaya tetap ideal memang sangat penting guna untuk mempertahankan kesehatan jaringan liver atau hati. Memiliki tubuh yang terlalu gemuk dapat memperlambat kinerja hati dalam menyaring racun kedalam tubuh sehingga mengakibatkan seseorang rentan terserang gejala penyakit kuning, apalagi jika sudah berintaraksi langsung dengan penderita penyakit kuning yang belum sembuh.

3. Hindari Minuman Beralkohol

Mengkonsumsi minuman beralkohol harus dihindari guna untuk mencegah kerusakan organ hati yang semakin parah. Alkohol tidak hanya berpengaruh pada sistem saraf tetapi juga dapat berakibat buruk bagi organ hati yang dimana organ tersebut akan lebih rentan terhadap radang yang nantinya akan mengurangi kemampuan hati dalam menyaring racun dan juga terjadi penyakit kuning tersebut.

| Artikel terkait : Obat Penyakit Kuning

4. Olahraga Secara Teratur

Dengan melakukan olahraga secara teratur menjadi cara untuk mencegah penyakit kuning. Bahkan dapat meningkatkan kualitas organ hati dalam mengatur hormon. Meningkatnya imunitas tubuh akan menghindari gejala penyakit kuning yang terjadi karena tertularnya penyakit kuning dari orang lain.

5. Hindari Penggunaan Jarum Suntik

Pada pencegahan ini sangat penting karena penggunaan jarum suntik secara sembarangan atau lebih dari 1 orang, atau jika jarum suntik yang digunakan tidak steril atau bekas penderita hepatitis maka dapat menyebabkan penyakit kuning menular.

6. Hindari Konsumsi Obat

Hindari mengonsumsi obat sembarangan atau berlebihan karena obat yang tanpa disertai resep dokter dapat meningkatkan resiko penyakit kuning.

7. Banyak Minum Air Putih

Tubuh yang kekurangan asupan air putih dapat menimbulkan organ hati bekerja menjadi lebih keras untuk dapat mengendalikan metabolisme tubuh saat terserang dehidrasi. Apabila kondisi terebut terus terjadi maka organ hati akan mengalami kerusakan, kelelahan, serta mundurnya fungsi. Dan salah satu dampak dari kurangnya minum air putih yaitu timbulnya gejala penyakit kuning dengan melalui penularan dari orang yang sedang terkena penyakit kuning.

8. Atur Pola Makan Sehat

Cara mencegah penyakit kuning dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi berbagai makanan sehat seperti wortel, tomat, air tebu, dan sebagainya.

9. Konsumsi Zat Besi Bagi Ibu Hamil

Terjadinya penumpukkan bilirubin merupakan pecahan dari sel darah merah yang akan membuat kinerja organ hati mengalami hambatan. Cara mencegah bayi lahir dengan sakit kuning, maka pada masa kehamilan dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Tidak hanya untuk mencegah penyakit kuning pada bayi, tetapi kandungan zat besi juga sangat berguna untuk menurunkan ibu terkena anemia selama masa kehamilan.

10. Batasi Asupan Sodium

Adanya cairan sodium yang berlebihan dapat meningkatkan resistensi cairan sehingga dapat beresiko pembengkakan yang semakin meningkat. Sodium merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga tekanan darah serta keseimbangan cairan didalam tubuh, tetapi kadar asupan tidak boleh berlebihan.

Upaya untuk mencegah penyakit kuning sangat perlu untuk dilakukan setiap harinya. Karena tidak hanya untuk menurunkan resiko terkena penyakit kuning saja, tetapi cara-cara diatas juga sangat bermanfaat dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

| Baca juga :

| Upaya Pencegahan Penyakit Kuning Secara Efektif