Category Archives: tips sehat

Cara Melawan dan Menghilangkan Virus Didalam Tubuh

Kita perlu untuk melakukan detoksifikasi pada tubuh atau menghilangkan racun yang telah masuk ke dalam tubuh. Ketika terdapat racun pada tubuh, maka sistem kekebalan tubuh otomatis akan menurun serta akan dapat mengakibatkan kita menjadi rentan terhadap berbagai macam penyakit.

Artikel terkait : Obat Hepatitis

Virus adalah agen penyakit yang memiliki ukuran sangat kecil namun dapat mematikan jika telah menginfeksi sel pada seseorang. Kandungan yang terdapat pada virus berbeda dengan kandungan yang terdapat dalam mikroorganisme lainnya. Sebagian besar mikroorganisme merupakan sel tunggal maupun multiselular dalam bentuk yang kecil, berbeda halnya dengan virus. Virus yang hanya mengandung bahan genetik seperti RNA atau DNA yang diselimuti oleh protein.

Virus hanya dapat memperbanyak diri apabila berada dalam suatu sel inang yang sesuai. Pada tubuhnya yang sangat kecil, yang dapat memudahkan untuk melewati mekanisme pertahanan sel tubuh dengan tanpa kesulitan. Setelah virus ada didalam sel, maka ia akan menuju ke bagian inti sel, serta menginfeksikan materi DNA RNA yang telah virus miliki. Sehingga virus akan berkembang biak dan infeksi pun akan menyebar ke seluruh bagian tubuh yang lain. Lalu bagaimana cara melawan dan menghilangkan virus didalam tubuh yang aman?

Beberapa cara yang sangat mudah untuk melawan dan menghilangkan virus didalam tubuh :

cara melawan virus

1. Konsumsi Buah dan Sayuran Hijau

Buah dan sayuran memang sangat penting bagi tubuh, karena dapat membantu mengeluarkan racun dari sistem pencernaan. Hal ini karena buah dan sayuran sangat mampu untuk membersihkan segala hal yang berminyak dibandingkan dengan daging yang nantinya dapat menumpuk pada usus. Sayuran dan buah akan membantu untuk memcuci seluruh minyak supaya keluar dari bagian usus karena mengandung sedikit minyak lemak yang tidak menempel pada organ usus.

2. Minum Air Putih

Air yang merupakan zat yang sangat murni dan juga alami yang akan membantu untuk membersihkan tubuh dari serangan virus serta bakteri jahat. Minuman segar, minuman kaleng, ataupun minuman sejenisnya ternyata banyak yang mengandung racun. Jika kita minum air putih dengan cukup, maka hal tersebut dapat membantu dalam proses detoksifikasi serta akan mengeluarkan racun dari tubuh.

3. Teh Hijau

Teh hijau juga telah digunakan selama berabad-abad oleh orang China. Teh hijau juga telah digunakan dengan cara ekstensif untuk membantu detoksifikasi tubuh dan dapat membuat tubuh menjadi lebih kuat. Hal ini karena teh hijau memiliki kandungan anti-oksidan dan anti-kanker aditif herbal. Bahkan teh hijau ini telah digunakan sebagai agen anti-bakteri untuk membantu membunuh kuman serta bakteri.

4. Olahraga Minimal 30 Menit Sehari

Olahraga adalah cara terbaik untuk menyingkirkan toksin dari tubuh. Hal ini karena saat kita berolahraga, racun akan keluar melalui keringat. Oleh karena itu olahraga sangat penting, lakukan minimal 30 menit dalam sehari supaya tubuh menjadi lebih efektif, karena semakin banyak berolahraga maka akan semakin banyak keringat yang mengeluarkan racun dalam tubuh.

5. Berjemur Dibawah Sinar Matahari

Sinar matahari dipagi hari sangat penting dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Minimal 20 menit sehari maka akan membantu tubuh kita memproduksi vitamin D yang sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh supaya tetap sehat dan kuat. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat akan dapat membantu untuk membunuh racun didalam tubuh.

6. Berendam Air Panas

Ternyata merendam tubuh didalam air panas juga dapat membantu untuk merevitalisasi kulit serta membersihkan tubuh. Tubuh yang sehat maka akan terbebas dari racun dan kotoran akan membuat kita tetap sehat untuk waktu yang lebih lama.

Itulah cara yang sangat mudah untuk melawan dan menghilangkan virus yang ada didalam tubuh, lakukan pola hidup yang sehat supaya tubuh kita terbebas dari serangan berbagai virus. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

| Cara Melawan dan Menghilangkan Virus Didalam Tubuh

Cara Membuang Racun Dalam Tubuh dengan Air Garam

Tidak disadari setiap hari tubuh kita terkontaminasi oleh racun/toksin yang berasal dari berbagai makanan cepati saji, polusi udara, asap rokok, obat-obatan, dll. Hal tersebut dapat membahayakan tubuh jika tidak melakukan detoksifikasi. Namun, tenang saja, ada cara lain membuang racun dalam tubuh yaitu dengan air garam.

Metode ini sudah digunakan sejak lama dan biasa dilakukan pada metode pengobatan China. Berikut ini cara membuang racun dalam tubuh dengan air garam.

Cara Membuang Racun Dalam Tubuh dengan Air Garam

cara mengeluarkan racun dalam tubuh dengan air garam

Perlu Anda ketahui, akumulasi racun yang ada pada tubuh selama bertahun-tahun dapat menghambat kelancaran peredaran darah dan memacu seluruh organ tubuh untuk terus bekerja lebih keras dan lebih keras lagi setiap harinya sehingga menyebabkan ketidakseimbangan tubuh dan akhirnya muncullah berbagai macam keluhan kesehatan seperti penyakit kanker, darah tinggi, stroke, gangguan hati, ginjal, dll.

Baca Juga: Obat Hepatitis

Maka dari itu, Anda membutuhkan proses detoksifikasi. Dalam tubuh kita mengalir aliran energi (chi) melalui 12 jalur meridian dan 6 diantaranya mengalir melalui organ utama dalam tubuh dan 6 lainnya pada kedua lengan. Yang paling menarik adalah yang mengalir dibagian organ-organ dalam tubuh yang rupanya mengalir melewati kaki. Disana terdapat 360 syaraf, dimana 60 syaraf penting yang ada terletak pada bagian telapak kaki dan melalui telapak kaki ini kemudian aliran meridian menuju ke seluruh tubuh.

Cara mengeluarkan racun dalam tubuh dengan air garam ini sangat simple dan mudah dilakukan di rumah oleh sendiri. Caranya yaitu gunakan air hangat yang kemudian dicampur dengan garam.

Air garam memiliki sifat ionik yang akan mendetoksifikasi tubuh Anda dengan cara membuang racun melalui kaki. Air garam yang hangat akan menciptakan ion yang positif dan negatif dari dalam air tersebut. Ion detoks merupakan pengion air asin hangat dengan sistem bolak polaritas. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal lakukan perendaman kaki dengan kondisi yang rilex atau saat menjelang tidur malam.

Peralatan yang dibutuhkan diantaranya yaitu:

  • Air panas yang cukup untuk merendam kaki hingga mata kaki tidak terlihat
  • Larutkan garam murni hingga air terasa cukup asin
  • Rendam kaki ketika air mulai hangat
  • Biarkan kurang lebih selama 30 menit hingga air benar-benar berangsur mulai mendingin
  • Lihatlah perubahan warna yang ada pada air tersebut.

Apabila tubuh yang memiliki kandungan racun atau toxin yang tinggi maka air akan menjadi terlihat jelas mengalami perubahan warna yang mana tadinya putih menjadi keruh kecoklatan.

Baca Juga: Obat Alami Penyakit Kista Hati

Silahkan coba dan buktikan sendiri manfaatnya. Cara ini aman untuk dilakukan dan sangat bermanfaat untuk mengeluarkan racun dalam tubuh Anda. Selamat mencoba dan semoga Anda selalu diberikan kesehatan. Aamiin

| Cara Membuang Racun Dalam Tubuh dengan Air Garam

Cara Merawat Penderita Hepatitis Dengan Benar

Penyakit hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati manusia. Disini hati atau liver mengalami peradangan sehingga membuat fungsi hati yang sebagai tempat penyaringan racun-racun dalam darah menjadi terganggu. Dengan terganggunya fungsi hati tersebut, maka terganggu pula fungsi organ yang lain, sehingga membuat kesehatan seseorang akan hancur secara keseluruhan. Akibat lainnya adalah hati menolak darah yang mengalir sehingga tekanan darah menjadi tinggi dan pecahnya pembuluh darah.

Untuk itu, sebaiknya lakukan perawatan sejak dini agar penderita dapat disembuhkan, karena semakin lambat ditangani, virus akan semakin merusak hati dan bahkan menjadi kanker. Terkadang karena tidak menampakkan gejala yang jelas, kebanyakan orang tidak menyadari kalau dalam tubuhnya sudah berdiam virus hepatitis dan terlanjur hati sudah menjadi rusak parah, lalu bagaimana semestinya untuk cara merawat penderita hepatitis ?

Cara Merawat Penderita Hepatitis Dengan Benar

hepatitis

Saat ini ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan untuk penderita penyakit hepatitis akut maupun kronis yang dapat meningkatkan kesempatan bagi seorang penderita penyakit ini. Perawatannya tersedia dalam bentuk antiviral seperti lamivudine dan adefovir dan modulator sistem kebal seperti interferon Alfa.

Selain pengobatan diatas, ada juga pengobatan tradisional yang dapat dilakukan. Tumbuhan obat atau herbal yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu pengobatan hepatitis diantaranya mempunyai efek sebagai hepatoprotektor, yaitu melindungi hati dari pengaruh zat toksik yang dapat merusak sel hati, juga bersifat antiradang atau anti inflamasi, kolagogum dan khloretik yaitu meningkatkan produksi empedu oleh hati.

Beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis diantaranya adalah temulawat (curcuma xanthorrhiza), kunyit, sambiloto, meniran, daun serut/mirten, jamur kayu, akar alang-alang, rumput mutiara, pegagan, buah kacapiring, buah mengkudu, jombang.

Selain obat tradisional hepatitis yang terbuat dari tumbuhan, ada juga obat tradisional yang dibuat dari bahan dasar hewan laut yaitu dari teripang laut spesies Stichopus Variegatus yang memiliki banyak kandungan nutrisi serta zat gizi yang baik untuk kesehatan organ hati.

QnC Jelly Gamat

Kandungan nutrisi pada teripang yaitu protein, kolagen, mukopolisakarida, glucosamine, chondroitine, glucosaminoglycans (GAG s), berperan sebagai antiseptik alami, kaya mineral, vitamin A, B1, B2 dan B3, omega 3, 6 dan 9, asam amino, saponin, lektin. Selain itu, kandungan gamapeptide yang dihasilkan teripang juga membantu mencegah sekaligus mengobati radang tinggi, menstabilkan emosi, mempercepat proses penyembuhan luka, melancarkan sirkulasi darah, dll. Sehingga sangat baik untuk mengobati penyakit hepatitis.

Semua kandungan diatas dikemas dalam bentuk suplemen kesehatan yaitu obat herbal QnC Jelly Gamat dari Produksi PT. Bijaksana Maju Utama, Indonesia yang telah terdaftar di Lembaga Kesehatan DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan telah bersertifikat HALAL dari MUI.

Berikut ini cara pemesanan QnC Jelly Gamat

CARA PEMESANAN VIA SMS DAN BBM

[Kode Produk] : Jumlah pesanan: NAMA: Alamat Lengkap: No. Hp/tlpn Anda
Contoh
HBGG : 10 botol: Ayu Anggraeni : Jl. Tentara pelajar No. 50 Tasikmalaya: 085.223.944.949
KIRIM KE
Via SMS: 085.316.695.777
Via BBM: PIN BB 53227614
Tlp: 0265-339207
Whatsapp: +6852-2394-4949

#HBGG adalah kode produk pemesanan yang harus anda cantumkan dalam setiap pemesanan anda. Jika tidak menggunakan kode produk dan alamat dengan lengkap dan benar, pemesanan tidak akan kami proses.

Untuk mendapatkan info harga, silahkan beralih ke halaman Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

| Cara Merawat Penderita Hepatitis Dengan Benar

Artikel Terkait

Obat Herbal Hati Berlemak

Tips Sehat Bagi Ibu Hamil Penderita Hepatitis

Semua orang berisiko tinggi menderita hepatitis, termasuk ibu hamil. Pada ibu hamil kemungkinan terjangkit hepatitis virus adalah sama dengan wanita tidak hamil pada usia yang sama. Untuk itu, waspadalah bagi ibu hamil dengan tetap menjaga asupan makanan serta pola hidup sehat selama masa kehamilan. Adapun yang menjadi tips sehat bagi ibu hamil penderita Hepatitis yaitu:

Tips Sehat Bagi Ibu Hamil Penderita Hepatitis

Tips Sehat Bagi Ibu Hamil Penderita HepatitisIbu hamil pun dapat menderita hepatitis, dan sebaiknya perempuan yang sudah menderita hepatitis dapat hamil. Semua jenis hepatitis dapat menginfeksi ibu hamil, dan gejala serta tanda infeksinya, pada umumnya tidak banyak berbeda dengan perempuan yang tidak hamil.

  • Ibu hamil dengan hepatitis A

Penyakit hepatitis A merupakan jenis hepatitis yang paling ringan diantara semua jenis hepatitis. Meskipun demikian, tidak boleh dianggap sepele dan enteng karena dapat memudahkan terkena infeksi virus hepatitis lain yang lebih berbahya. Penyakit ini ditularkan melalui kontak antar perorangan atau melalui makanan maupun minuman yang terkontaminasi. Gejala yang ditimbulkan biasanya flu, demam tinggi, kulit menjadi kekuningan, mual muntah.

Ibu hamil dengan hepatitis A disarankan untuk banyak istirahat dan mendapat asupan gizi yang tepat. Jika menjalani terapi dengan tepat maka dapat sembuh dalam waktu kurang lebih 2 bulan.

  • Ibu hamil dengan hepatitis B

Penyakit hepatitis B dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya, ini diakibatkan dari sirosis atau kerusakan fungsi hati atau bahkan kanker. Hepatitis B ditularkan melalui kontak dengan darah dan cairan-cairan tubuh lainnya seperti air mani, cairan vagina, air liur dan air ketuban. Bahkan penularannya bisa terjadi sewaktu janin masih dalam kandungan atau bahkan selama proses persalinan, melalui kontak darah dan cairan tubuh. Gejala yang ditimbulkan yaitu demam tinggi, mual mundah, selalu lelah, kulit dan bola mata berubah menjadi warna kuning, warna air seni cokelat mirip air teh, tinja mirip adukan semen.

Ibu hamil yang menderita penyakit hepatitis B biasanya akan langsung mendapat suntikan hepatitis B imunoglobin dan saat bayinya lahir juga mendapat injeksi sejenis dan akan di imunisasi hepatitis B saat usianya 1 minggu, 1 bulan dan 6 bulan. Imunisasi tersebut akan mengurangi risiko tertular hepatitis B. Saat ini, setiap bayi yang lahir akan mendapat imunisasi hepatitis B, baik ibunya mengidap virus hepatitis B maupun tidak.

  • Ibu hamil dengan hepatitis C

Jenis hepatitis yang tidak menampakkan gejala secara langsung, penyakitnya baru muncul setelah 10-15 tahun kemudian. Ketka seseorang terinfeksi oleh virus hepatitis C, antibody yang diproduksi tubuh tidak mampu untuk menghancurkan virus tersebut sehingga virus hepatitis C akan tetap berada di dalam tubuh dalam jangka waktu lama. Ditularkan melalui darah, misalnya tranfusi darah, penggunaan jarum suntik untuk obat-obatan terlarang, jarum untuk tato, hubungan intim, penggunaan bersama pisau cukur, sikat gigi dan gunting kuku. Gejalanya selalu lelah, mual muntah, kulit dan bila mata berwarna kuning, perut terasa nyeri, nyeri tulang dan otot, kaki bengkak, kehilangan nafsu makan, pandangan mata kabur.

Ibu hamil dengan hepatitis C perlu secara teratur memeriksakan fungsi hati kepada dokter spesialis hepatologi. Bila Anda berisiko menderita hepatitis C sebaiknya menjalai tes hepatitis C selama kehamilan.

 

| Tips Sehat Bagi Ibu Hamil Penderita Hepatitis

Artikel Terkait

Obat Hepatitis Pada Ibu Hamil

Cara Merawat Kesehatan Organ Hati Pada Manusia

Hati merupakan salah satu dari sekian banyaknya organ vital dalam tubuh denganperan yang sangat pentinguntuk melengkapi kinerja organ lain dalam meneruskan kelangsungan hidup setiap orang. Sebagai organ kelenjar terbesar dalam tubuh membuat kita mau tidak mau harus merawatnya dengan baik, berikut dibawah ini cara merawat kesehatan organ hati pada manusia

Cara Merawat Kesehatan Organ Hati Pada Manusia

cara merawat hati

  • Air lemon

Hati merupakan organ tubuh dengan fungsi utama membasmi racun yang menyebar dalam tubuh anda melalui makanan yang anda konsumsi. Untuk membantu proses detoksifasi hati anda bisa dengan membuat minuman yang berasal dari air putih dan air perasan lemon. Cara membuatnya yaitu dengan mencampur air perasan lemon ke dalam air putih lalu diminum secara rutin tiap hari. Kandungan asam sitrat dalam lemon membantu kinerja empedu dalam mengeluarkan racun dari tubuh.

  • Konsumsi Sayuran

Beberapa sayuran ada yang tepat untuk menjaga kesehatan hati. Sayuran yang dimaksud adalah bawang dan brokoli yang keduanya sama-sama menyimpan belerang dalam porsi lebih yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mendorong kemampuan hati dalam mendetoksifikasi racun.

  • Pijat

Pijatan yang lembut di area dekat hati dan kantung empedu berguna untuk membantu proses peraliran atau sirkulasi darah ke hati. Hasilnya yaitu kinerja atau fungsi hati akan lebih optimal dalam bekerja.

  • Stop konsumsi alkohol

Alkohol yang anda konsumsi akan berubah senyawa yang terdiri dari partikel racun yang lebih banyak sehingga hati akan bekerja untuk menyaring dan mengeluarkan racun dari tubuh lebih keras, jika terus menerus dibiarkan maka fungsi hatipun akan melemah. Oleh sebab itu, batasi alkohol atau kalau bisa hentikan.

  • Suplemen untuk hati harus rutin dikonsumsi

Penuhi kebutuhan mineral penting untuk membantu hati dalam mendetoksifikasi racun dalam tubuh seperti magnesium, kalsium, sodium, besi, seng, selenium, tembaga, dan mangan.

Demikian cara merawat organ hati pada manusia, semoga sajian artikel kami kali ini bermanfaat untuk para pembaca. Dan terimakasih telah berkunjung disitus kami https://mengobatihepatitisbkronis.com/

[sumber: carahidupsehat.blogspot.com]

| Cara Merawat Kesehatan Organ Hati Pada Manusia

Temukan artikel lainnya

Diet Sehat Untuk Penderita Penyakit Hati

Tujuan diet sehat untuk penderita penyakit hati adalah memberikan makanan cukup untuk mempercepat perbaikan fungsi tanpa memperberat kerja hati. Syaratnya diet untuk penderita penyakit hati adalah:

  • Kalori tinggi, kandungan karbohidrat tinggi, lemak sedang dan protein disesuaikan dengan keadaan penderita
  • Diet diberikan secara bertahap, disesuaikan dengan nafsu makan dan toleransi penderita
  • Cukup vitamin dan mineral
  • Rendah garam atau cairan dibatasi bila terjadi penimbunan garam atau air
  • Mudah dicerna dan tidak merangsang
  • Hindari bahan makanan yang mengandung gas
  • Bila berat badan berlebihan, harus diturunkan secara bertahap sesuai kebutuhan penderita
  • Bahan makanan yang mengandung lemak dan kolesterol dihindari seperti ayam dengan kulit, kuning telur, jeroan, udang dll.

Macam-Macam Diet Untuk Penderita Penyakit Hati

Ada berbagai macam diet untuk penderita hepatitis, diet tersebut disesuaikan dengan kondisi yang sedang dialami oleh pasien hepatitis

Diet 1
Untuk penderita sirosis hati yang berat dan hepatitis akut prekoma. Biasanya diberikan makanan berupa cairan yang mengandung karbohidrat sederhana misalnya sari buah, sirop, teh manis. Pemberian protein sebaiknya dihindarkan. Bila terjadi penimbunan cairan atau sulit kencing maka pemberian cairan maksimum 1 liter perhari. Diet ini sebaiknya diberika lebih dari 3 hari.

Diet 2

Diberikan bila keadaan akut atau prekoma sudah dapat diatasi dan mulai timbul nafsu makan.
Diet berbentuk lunak atau dicincang, tergantung keadaan penderita. Asupan protein dibatasi hingga 30 gram perhari, dan lemak diberikan dalam bentuk yang mudah dicerna.

Diet 3

Untuk penderita yang nafsunya cukup baik.
Bentuk makanan lunak atau biasa, tergantung keadaan penderita. Kandungan protein bisa sampai 1 g/kg berat badan, lemak sedang dalam bentuk yang mudah dicerna.

Diet 4

Untuk penderita yang nafsu makannya telah membaik, dapat menerima protein dan tidak menunjukan sirosis aktif.
Bentuk makanan lunak atau biasa, tergantung kesanggupan penderita. Kalori, kandungan protein dan hidrat arang tinggi, lemak, vitamin dan mineral cukup. [sumber: nutricymeal.blogspot.com]

Demikian mengenai diet sehat untuk penderita penyakit hati. Semoga bermanfaat.

| Diet Sehat Untuk Penderita Penyakit Hati