Waspada Komplikasi Dari Hepatitis C yang Sering Terjadi

Hati merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting. Selain berfungsi dalam membantu tubuh untuk mencerna makanan, menghasilkan dan menyimpan gula dalam penggunaan energi, menyimpan vitamin serta nutrisi, hati juga berperan sebagai pembasmi racun yang berbahaya dari tubuh.

Hepatitis C adalah suatu penyakit menular yang dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi hati. Apabila seseorang menderita penyakit hepatitis C, maka harus berhati-hati terjadinya komplikasi supaya bisa mencegah resiko timbulnya penyakit yang lebih buruk. Penyakit hepatitis C yang merupakan kondisi peradangan atau pembengkakan pada organ liver (hati) yang disebabkan oleh adanya penyebaran virus hepatitis C. Virus tersebut akan masuk kedalam organ hati dengan melalui aliran darah yang kemudian akan merusak sistem kerja organ hati serta jaringan sel-sel yang ada disekitar organ hati terinfeksi.

komplikasi serius dari hepatitis c

Lalu apa saja komplikasi dari hepatitis C yang memungkinkan akan terjadi?

Komplikasi Hepatitis C :

1. Sirosis

Pada umumnya komplikasi hepatitis C yaitu terjadinya kerusakan pada organ hati itu sendiri. Kerusakan hati disebut dengan sirosis. Tidak sedikit orang yang berasumsi bahwa pada minuman alkohol merupakan penyebab utama dari sirosis, namun apa saja yang merusak hati selama bertahun-tahun maka dapat menyebabkan pembentukan pada jaringan parut termasuk infeksi dan peradangan akibat dari hepatitis. Berkembangnya kerusakan hati hingga sampai sirosis dapat memakan waktu yang lama, bahkan bisa bertahun-tahun. Jika tidak diobati, maka sirosis dapat berujung pada gagal hati yang akan berakibat fatal.

Sirosis tidak akan menimbulkan gejala, akan tetapi dengan seiringnya waktu, maka akan mengalami beberapa hal seperti :

  • Nyeri perut
  • Mual
  • Kelelahan
  • Gatal-gatal
  • Menurunnya berat badan
  • Terjadi perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kuning (penyakit kuning)

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

2. Gagal Hati

Gagal hati terjadi ketika organ hati tidak bisa bekerja lagi dengan benar. Rusaknya hati yang berjalan lama disebut dengan gagal hati kronis atau penyakit hati stadium akhir. Saat sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, maka hati tidak akan mampu lagi berfungsi dengan baik. Tanda yang akan muncul seperti perubahan warna kulit dan mata menjadi menguning, serta terdapat penumpukan cairan dibagian kaki dan perut. Komplikasi hepatitis C ini akan menjadi sangat serius apabila tidak segera diobati sehingga akan menyebabkan timbulnya penyakit lain yang lebih buruk atau akan terjadi kerusakan pada organ lain.

3. Kanker Hati

Komplikasi dari hepatitis C dapat beresiko kanker hati. Penderita hepatitis C akan beresiko terkena kanker hati apabila kerusakannya sudah mencapai tingkat sirosis. Terjadinya kerusakan pada organ hati akibat dari hepatitis C dapat menyebabkan sel-sel berbahaya di hati bereproduksi lebih cepat sehingga akan menyebabkan tumor atau masalah lainnya.

Pencegahan resiko komplikasi hepatitis C

Sebagai bahan pencegahan dan juga pengobatan dari menularnya virus hepatitis C dapat diberikan vaksin penyakit hepatitis C atau imunisasi. Menurut WHO juga mengungkapkan bahwa pada umumnya penyakit hepatitis C dapat ditularkan dengan melalui darah yang telah tercemar virus hepatitis C.

| Waspada Komplikasi Dari Hepatitis C yang Sering Terjadi

Advertisements

Cara Menjaga Kebersihan Diri Untuk Mencegah Hepatitis

Penyakit hepatitis merupakan salah satu penyakit yang cukup tinggi terjadi di Indonesia. Menurut Kementrian kesehatan bahwa kejadian yang cukup luar biasa dan pernah terjadi di Indonesia akibat masyarakat terjangkit hepatitis A dan E.

Ada lima jenis penyakit hepatitis, diantaranya hepatitis A, B, C, D, dan E. Dari masing-masing penyakit tersebut memiliki cara penularan yang berbeda-beda, akan tetapi penyebab utamanya yaitu oleh adanya infeksi virus. Pada penyakit hepatitis B dan C dapat terjadi karena adanya kontak fisik atau kontak cairan pada tubuh. Sedangkan pada penularan hepatitis A dan E dengan melalui suatu makanan, air, ataupun hidup yang kurang bersih. Sementara pada hepatitis D merupakan kelanjutan dari penyakit hepatitis D, yakni virus hepatitis B yang telah terakumulasi lalu akan membentuk virus hepatitis D.

Terdapat berbagai gejala yang dapat ditimbulkan oleh penyakit hepatitis yaitu hilangnya nafsu makan, mudah lelah, sakit pada bagian perut, sakit pada bagian sendi-sendi tulang, mual, muntah, mata dan kulit berubah menjadi menguning, dan lainnya. Hampir dari semua penderita hepatitis A dapat disembuhkan dengan dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Akan tetapi berbeda dengan hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C yang dikenal sebagai cikal bakal dari penyakit hati yang sudah kronis, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada sel-sel hati, kanker hati, atau bahkan kematian.

Lalu bagaimana caranya supaya kita terhindar dari bahaya virus hepatitis?

cara menjaga kebersihan diri terhadap hepatitis

Berikut cara menjaga kebersihan diri untuk mencegah hepatitis :

1. Biasakan untuk mencuci tangan

Kebersihan tangan merupakan salah satu cara paling efektif dalam membantu mencegah penularan infeksi, termasuk virus pada hepatitis. Melakukan cuci tangan dengan air yang mengalir serta menggunakan sabun maka dapat membunuh virus. Apabila kedua hal tersebut tidak tersedia, Anda dapat gunakan tisu basah sebagai alternatif lainnya.

Oleh karena itu biasakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, sebelum dan setelah mengolah bahan makanan, dan setelah dari kamar mandi. Hal tersebut dapat mencegah Anda serta keluarga terkena penyakit hepatitis, terutama hepatitis A dan E, karena penyakit tersebut dapat menular dari fases (kotoran) pada makanan atau minuman yang dikonsumsi. Selain itu juga kebersihan tubuh sangat penting dilakukan sehingga resiko terkena penyakit hepatitis akan semakin kecil.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

2. Lakukan vaksinasi

Melakukan vaksinasi hepatitis A dan B merupakan cara pencegahan paling efektif. Vaksin tersebut dapat dilakukan dalam satu kali vaksin atau vaksin yang berbeda. Tetapi hingga saat ini, pada hepatitis C tidak dapat dicegah dengan melakukan vaksin karena tidak adanya vaksin yang tersedia dalam mencegah penyakit tersebut. Berikut merupakan vaksin yang dapat mencegah hepatitis A dan B :

  • Vaksin hepatitis A (Havrix dan Vata) yang diberikan sebanyak dua kali berturut-turut dengan jeda waktu selama 6 bulan.
  • Vaksin hepatitis B (Recombivac HB, Engerix-B, dan Comvax) merupakan vaksin yang dibuat dari virus tidak aktif serta dapat diberikan sebanyak 3 atau 4 kali dalam waktu 6 bulan.
  • Kombinasi vaksin hepatitis A dan B (twirinx) yaitu vaksin yang diberikan secara membaginya menjadi 3 bagian.

Bagi anak-anak, vaksin yang pertama dapat diberikan saat anak berusia 12 hingga 23 bulan. Sedangkan pada wanita hamil, dapat konsultasikan terlebih dahulu supaya tidak berdampak pada janin yang ada didalam kandungannya. Saat vaksin diberikan pada orang yang menderita hepatitis, maka tubuh akan dirangsang untuk membuat antibodi. Antibodi tersebut yang akan melawan virus hepatitis apabila sewaktu-waktu masuk kedalam tubuh.

3. Hati-hati dalam penggunaan jarum suntik

Peralatan medis seperti jarum suntik yang tidak steril dapat menjadi sarana dalam penyebaran dari hepatitis. Hal tersebut harus diwaspadai terutama oleh tenaga medis yang akan dilakukan kontak langsung dengan penderita hepatitis. Selain itu juga, dalam penggunaan jarum sembarangan seperti jarum yang telah digunakan dalam membuat tatto atau memakai obat-obatan secara bergantian, maka akan menjadi sarana yang paling mudah terkena hepatitis.

4. Melakukan hubungan seksual dengan aman

Penularan dari penyakit hepatitis dapat disebabkan oleh hubungan seksual. Maka sangatlah penting bai Anda untuk mengetahui riwayat penyakit hepatitis Anda. Apabila pasangan Anda memiliki riwayat hepatitis, alangkah baiknya untuk menggunakan alat pengaman.

5. Jangan menyentuh toilet umum

Duduk di toilet umum yang telah terkontaminasi saat memiliki luka terbuka maka dapat membuat Anda malah beresiko terinfeksi virus hepatitis. Apabila Anda memiliki luka yang dapat mengalami kontak dengan dudukan toilet, maka jongkoklah diatas permukaan toilet tersebut atau gunakan tisu untuk memberikan perlindungan yang lebih.

Perlu diingatkan kembali bahan infeksi hepatitis dapat menular dengan melalui fases-oral. Sebagai antisipasi untuk mencegah tertularnya penyakit hepatitis, maka prioritaskan dalam menjaga kebersihan diri dengan baik supaya tidak terinfeksi. Semoga bermanfaat !

| Cara Menjaga Kebersihan Diri Untuk Mencegah Hepatitis

Dampak Minuman Alkohol Pada Fungsi Hati

Banyak sekali alasan kenapa orang menenggak minuman alkohol. Salah satu alasan bagi mereka mungkin karena mereka menikmati alkohol atau suatu tuntutan pergaulan. Atau alasan lainnya karena ingin menghilangkan stres atau ingin melupakan peliknya masalah dalam hidup.

Sayangnya, minuman yang dianggap dapat menenangkan jiwa tersebut memiliki dampak yang berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi melebihi kadar sehat, terutama pada organ hati. Selain otak, organ yang tergolong sangat kompleks yaitu hati. Karena organ tersebut berperan untuk membantu dalam proses pencernaan makanan, mengatur gula darah serta kolesterol, menyaring racun dari tubuh, membantu tubuh dalam melawan suatu infeksi serta adanya serangan dari penyakit lain.

dampak alkohol bagi fungsi hati

Lalu bagaimana jadinya ketika organ hati terkena zat yang berbahaya seperti alkohol dengan kadar yang berlebihan?

Ketika Anda meminum alkohol, maka cairan tersebut akan diserap kedalam aliran darah. Apabila alkohol dalam konsentrasi yang tinggi maka akan melewati pada organ hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Di dalam organ hati akan terdapat sel-sel yang mengandung suatu enzim yang berfungsi untuk mengubah zat alkohol menjadi air dan karbondioksida supaya tidak akan berdampak negatif pada bagian tubuh lainnya.

Terdapat beberapa sel-sel hati yang akan mati setiap kali terekspos oleh zat alkohol. Fungsi hati akan terganggu jika terus-menerus mengkonsumsi alkohol dengan jangka waktu yang panjang sehingga hati tidak akan bisa memproduksi sel-sel baru yang akan mengakibatkan hati menjadi rusak parah.

Berikut terdapat tahapan kerusakan yang terjadi pada hati bagi orang yang pecandu minuman keras, diantaranya :

  • Perlemakan Hati

Pada kondisi tersebut dapat dialami oleh orang yang mengkonsumsi alkohol dengan jumlah yang sangat banyak meskipun hanya beberapa hari. Mengkonsumsi zat alkohol dapat memicu penumpukan lemak pada organ hati. Pada umumnya tidak akan menimbulkan gejala apapun. Maka dari itu Anda supaya tetap berhati-hati karena pada sebagian orang yang mengalami perlemakan hati dapat terkena peradangan hati atau hepatitis.

  • Hepatitis

Tahapan yang selanjutnya yaitu akan terserang hepatitis. Hal ini dapat terjadi apabila Anda tetap mengkonsumsi minuman alkohol disaat kondisi hati sudah dipenuhi oleh lemak sehingga akan mengalami peradangan. Sama halnya seperti perlemakan hati, kondisi tersebut tidak memiliki gejala apapun. Kondisi ini bisa cepat pulih apabila berhenti mengkonsumsi minuman keras tersebut. Perlu Anda ketahui, jangan pernah menganggap sepele karena termasuk penyakit yang serius dan bisa mengancam jiwa. Hepatitis yang sudah akut maka akan menyebabkan gagal hati. Sehingga kondisi tersebut dapat menyebabkan pembekuan darah menjadi terganggu, penyakit kuning, pendarahan dalam usus, hingga koma.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

  • Sirosis Hati

Selanjutnya sirosis hati, yang merupakan kondisi terparah akibat terus-menerus mengkonsumsi minuman alkohol. Sirosis adalah kondisi hati yang sudah rusak dan terluka sehingga tidak dapat memproduksi sel-sel baru lagi. Supaya dapat mencegah kerusakan hati lebih lanjut, untuk itu segera berhenti mengkonsumsi minuman tersebut. Kesempatan hidup pun juga dapat diperpanjang dengan menjalani transplantasi hati apabila kondisi tersebut sudah sangat parah atau sudah mengalami komplikasi.

Setelah kita mengetahui apa saja dampak dari minuman alkohol, alangkah baiknya untuk segera tidak mengkonsumsi minuman alkohol tersebut. Karena selain berdampak pada organ hati, alkohol juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan lainnya seperti anemia, komplikasi diabetes, gangguan pada mata, osteoporosis, masalah pencernaan, asam urat tinggi, penyakit jantung, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, epilepsi, bahkan kanker. Bagi ibu hamil yang mengkonsumsi minuman alkohol dapat beresiko melahirkan bayi cacat.

| Dampak Minuman Alkohol Pada Fungsi Hati

Mengatasi Rasa Mual dan Muntah Saat Proses Penyembuhan Hepatitis A

Dalam proses penyembuhan penyakit Hepatitis A biasanya dianggap mudah karena pada kebanyakan penderita tidak perlu khawatir untuk dirawat di rumah sakit. Tetapi untuk faktanya, terdapat beberapa gejala penyakit yang dapat mengganggu pada aktivitas sehari-hari, yakni tidak sedikit penderita yang mengalami rasa mual dan bahkan muntah berkali-kali selama terinfeksi penyakit Hepatitis A. Maka dari itu jika hal tersebut terjadi, maka apa saja yang harus dilakukan?

mengatasi mual akibat proses penyembuhan hepatitis a

Apabila mengalami masalah dengan rasa mual dan muntah selama dalam proses penyembuhan hepatitis A, berikut terdapat 2 hal yang harus dilakukan, yakni :

1. Makan dengan porsi yang kecil, enam kali sehari, alih-alih porsi pada porsi besar sebanyak tiga kali sehari. Karena hal tersebut dapat meringankan rasa mual bagi penderita.

2. Hindari mengkonsumsi makanan yang berlemak karena dari makanan tersebut dapat membuat rasa mual menjadi lebih parah.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Tetapi jika Anda masih merasakan rasa mual dan muntah setelah mejalani 2 tips tersebut, diharuskan untuk segera mengunjungi dokter.

Obat Mengatasi Mual dan Muntah Akibat Hepatitis A

qnc kemasan baru

Obat Mengatasi Mual dan Muntah Akibat Hepatitis AQnC Jelly Gamat adalah suplemen kesehatan multikhasiat yang terbuat dari bahan alami terbaik yakni Ekstrak Teripang Emas yang sering digunakan untuk bahan pengobatan berbagai macam penyakit. Selain Ekstrak Teripang Emas, pembuatan obat herbal QnC Jelly Gamat dikombinasikan dengan bahan alami lainnya yaitu Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Sweetener Stevia, dan Ekstrak Buah dan Sayur, sehingga sangat terjamin khasiat dan kualitasnya.

Kandungan dari bahan alami Ekstrak Teripang Emas sangatlah banyak dan sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia diantaranya protein 86.8%, kolagen 80.0%, omega 3, 6, dan 9, antiseptik alamiah, asam amino, saponin, lektin, mukopolisakarida, gamapeptide, mineral, vitamin, dan masih banyak lagi.

Dari semua kandungan tersebut dijadikan sebagai alternatif untuk pengobatan rasa mual dan muntah akibat hepatitis A. Perlu Anda ketahui juga, QnC Jelly Gamat telah terdaftar di POM TR Nomor 173301471 dan DEPKES P-IRT Nomor 109321601291-1229 serta bersertifikat HALAL dari MUI. Jadi tidak perlu khawatir lagi karena produk ini sangat aman dikonsumsi bagi semua kalangan usia, bagi ibu hamil dan menyusui juga cocok dikonsumsi.

Jika Anda tertarik dan ingin memesan obat herbal QnC Jelly Gamat, silahkan ikuti format pemesanan seperti dibawah ini :

[Kode Produk] : Jumlah pesanan: NAMA: Alamat Lengkap: No. Hp/tlpn
Contoh
EASJG : 9 botol: Bayu: Jl. Tentara pelajar No. 50 Tasikmalaya: 085.223.944.949
KIRIM KE
BBM: 53227614
SMS 0852-2394-4949 / 082320970600

 

#EASJG adalah Kode Produk pemesanan yang harus anda cantumkan dalam setiap pemesanan anda. Apabila tidak menggunakan kode produk dan alamat dengan lengkap dan benar, pemesanan tidak akan kami proses.

| Mengatasi Rasa Mual dan Muntah Saat Proses Penyembuhan Hepatitis A

Kenali 10 Tanda Liver Bermasalah dan Rusak

Hati atau Liver merupakan salah satu organ penting dalam tubuh, yang berperan sepenuhnya dalam membantu pencernaan dan juga mengolah semua zat yang masuk kedalam tubuh. Selain itu hati juga berfungsi dalam mengganti sel tubuh yang telah rusak atau hilang. Maka dari itu apabila sel-sel dalam tubuh hilang, liver tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh dengan baik.

Pada dasarnya rusaknya pada liver dapat disebabkan oleh berbagai macam. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan hati yang berbeda-beda. Tetapi pada umumnya kerusakan liver tidak pernah menunjukkan suatu gejala yang terlihat sehingga kerusakan akan diketahui jika sudah mengalami keparahan. Maka dari itu kesehatan hati memang harus dijaga karena memiliki peran yang banyak bagi tubuh. Terdapat banyak kasus yang terjadi seperti sirosis hati, kanker hati, hepatitis, dan yang berhubungan dengan gangguan pada hati. Tetapi pada umumnya pemicu penyakit hati yaitu disebabkan oleh virus yang menginfeksi.

tanda liver bermasalah

Berikut tanda-tanda liver mengalami masalah dan rusak :

1. Merasa Cepat Lelah

Ketika organ hati mengalami gangguan khususnya pada saat kemampuan liver mengolah racun yang ada dalam tubuh telah berkurang atau hilang, maka akan menjadi masalah. Liver berfungsi untuk membuang semua zat-zat racun yang berpotensi dapat membahayakan tubuh. Pada saat liver tidak mampu lagi untuk menjalankan fungsinya dengan maksimal, maka racun akan menyebar ke darah beserta jaringan otot ataupun organ lainnya sehingga metabolisme akan mengalami hambatan.

Seseorang akan mengalami mudah lelah meskipun tidak banyak beraktivitas. Maka dari itu kemungkinan orang tersebut mengalami masalah pada kesehatan tertentu. Gangguan pada liver akan menjadi salah satu resiko yang dimana perasaan lelah diakibatkan oleh terhambatnya metabolisme. Jadi meskipun seseorang sudah cukup istirahat atau sudah memperoleh kualitas tidur yang cukup, hal tersebut tidak akan membuat tubuh menjadi baik seperti sebelumnya.

2. Sakit perut / Diare

Liver berperan sangat penting bagi pencernaan. Ketika liver sedang mengalami masalah maka akan menyebabkan diare. Perut akan terasa sakit dan kemudian akan mengeluarkan banyak cairan dari usus sehingga akan membuat buang air besar menjadi encer dan sering. Kondisi tersebut akan menyebabkan tubuh menjadi kekurangan cairan. Sehingga tubuh akan menjadi semakin lemah apabila tidak mendapatkan nutrisi yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada perut karena diare.

3. Kulit dan Putih Mata Menguning

Terjadinya kerusakan pada hati dapat ditandai dengan perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning. Pada perubahan tersebut akan menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah. Kondisi ini menandakan bahwa kadar bilirubin pada hati sangat tinggi. Pada kondisi ini juga sering terjadi pada bayi baru lahir.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

4. Kadar Trombosit Rendah

Saat hati mengalami gangguan dan tidak bisa bekerja dengan baik maka produksi trombosit juga akan rendah. Hal tersebut dapat menyebabkan kematian karena pendarahan. Trombosit berfungsi untuk mencegah pendarahan. Ketika kadar trombosit sangat rendah maka tubuh akan terasa tidak nyaman seperti tubuh lemah. demam, tidak nyaman saat bernafas serta berbagai gangguan imunitas lainnya.

5. Mual dan Muntah

Banyak gejala penyakit yang ditandai dengan rasa mual dan muntah seperti masuk angin, asam lambung, atau yang lainnya. Gejala tersebut dapat disebabkan oleh ketidakmampuan pencernaan dalam bekerja dengan optimal.

6. Pembengkakan

Pembengkakan pada bagian tangan, kaki atau wajah dapat menjadi tanda kerusakan hati yang cukup serius. Pembengkakan tersebut disebabkan karena jaringan tubuh mendapatkan penumpukan cairan yang berlebihan. Biasanya pembengkakan tidak akan menimbulkan rasa sakit tetapi hanya kurang nyaman saja.

7. Limpa Membengkak

Rusaknya atau bermasalahnya pada organ hati yang ditandai dengan adanya pembengkakan pada bagian limpa. Limpa merupakan organ tubuh yang berukuran kecil yang posisinya ada pada perut bagian atas. Ketika limpa membengkak, maka bagian perut akan terasa ditusuk-tusuk, akan merasa mual dan kadang disertai muntah, dan tubuh akan menjadi lemah.

8. Kulit menjadi Sensitif

Tanda-tanda adanya kerusakan pada liver lainnya yaitu kulit menjadi lebih sensitif. Penderita akan merasakan gatal-gatal kemudian menjadi memerah dan urat nampak akan lebih menonjol.

9. Perut Kembung

Selain merasakan sakit, perut juga akan merasa tidak nyaman akibat kembung. Perut kembung akan menjadi tampak mengembang atau membesar. Hal tersebut dapat disebabkan oleh adanya cairan hati yang menumpuk pada bagian perut.

10. Tubuh Kurus

Ketika telah terjadi gejala menurunnya nafsu makan beserta kekurangan cairan akibat diare, maka seseorang juga akan mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis. Asupan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh tidak dapat terpenuhi sehingga tubuh akan menjadi lebih kurus.

Mengingat hati atau liver memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh, maka alangkah baiknya untuk mencegah masalah kerusakan pada liver sejak dini. Serta tidak lupa untuk memperhatikan terhadap suatu perubahan kondisi tubuh Anda supaya Anda merasa lebih bijak dalam menjaga kesehatan.

|Kenali 10 Tanda Liver Bermasalah dan Rusak

Baca juga :

Jenis Makanan Pilihan Untuk Mendetoksifikasi Organ Hati

Hati adalah salah satu organ tubuh yang perannya sangat diperlukan dalam mendetoksifikasi darah dan membantu dalam pencernaan dengan melalui empedu. Organ hati merupakan organ yang sangat kuat karena memiliki kemampuan yang multi-tasking untuk 500 fungsi yang berbeda. Karena pada tingkat polusi lingkungan yang memang terus berkembang, maka tubuh akan terkena sejumlah polutan besar dan semua hal tersebut dapat disimpan dengan melalui aliran darah. Maka dari itu membersihkan organ hati sangatlah penting untuk menjaga semua fungsi tubuh supaya tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

jenis makanan untuk mendetoks hati

Fungsi hati lainnya yaitu dapat menghancurkan sel-sel darah merah yang telah tua, mengkonversi amonia menjadi urea, menyingkirkan zat berbahaya seperti alkohol, obat-obatan atau racun lainnya, memecah hemoglobin, mencerna lemak, mengatur hormon dan kadar gula, dan lainnya. Perlu diketahui bahwa fungsi hati akan mengalami penurunan bahkan bisa mengalami kerusakan saat kita tidak menjaga kesehatan hati.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

Hati sangat rentan terhadap kerusakan yang dapat disebabkan oleh makanan dan juga lingkungan. Kesehatan organ hati memang menojol karena dapat mempengaruhi pada kesehatan tubuh lainnya. Salah satu cara untuk menjaga hati supaya tetap sehat yaitu dengan membantu membersihkan hati dari racun-racun yang telah disaringnya. Cara untuk melakukan pembersihan hati tidak sulit, dengan selalu mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang bersifat dapat mendetoksifikasi tubuh terutama hati.

Berikut makanan untuk mendetoksifikasi hati (liver) :

Wortel

Wortel diperkaya dengan kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin B2 dan B6, vitamin E, vitamin K, molibdenum, serat makanan, asam pantotenat, mangan, folat, tembaga, zat besi, fosfor, dan glutathione. Kandungan glutathione yaitu protein yang dapat membantu dalam detoksifikasi hati. Mengkonsumsi wortel secara teratur akan membantu dalam meningkatkan dan juga merangsang fungsi hati. Wortel mentah juga dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan fungsi hormon. Rutin mengkonsumsi wortel juga sangat membantu dalam memperbaiki struktur seluler dari epidermis yang memberikan perlingdungan dari sinar UV serta mengurangi pengelompokan butiran melanin.

Bawang Putih

Bawang putih yang mengandung senyawa allicin, sulfur, dan selenium dapat berfungsi untuk membantu proses detoksifikasi hati. Tetapi proses pemasakan yang berlebihan justru akan menurunkan zat yang ada didalamnya.

Tomat

Konsumsi tomat secara teratur dapat membantu proses detoksifikasi hati. Karena memiliki kandungan glutathione yang bagus. Oleh karena itu mengkonsumsi tomat akan berdampak baik pada organ hati.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau menjadi pelindung utama bagi sistem tubuh. Sayuran yang mengandung klorofil sangat bermanfaat dalam menyedot racun secara alami dengan malalui aliran darah. Hal tersebut dapat membantu produksi dan mengalirkan empedu sehingga dapat mempertahankan aliran yang konstan didalam hati.

Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang dijadikan sebagai bumbu dapur. Tetapi kunyit juga dapat dimanfaatkan sebagai ramuan herbal karena dapat memberikan manfaat dalam menciptakan tubuh supaya tetap sehat. Kunyit juga dapat dijadikan sebagai detoksifikasi tubuh termasuk pada organ hati. Karena mengandung vitamin B6, sodium, asam lemak, asam amino, dan serta tidak larut. Bahan rempah-rempah ini sering digunakan untuk mengobati sakit perut, diare, pendarahan lambung, sakit kuning, jantung terbakar, hilangnya nafsu makan, adanya gangguan kandung empedu, dan masalah hati.

Apel

Manfaat buah apel dapat memperlancar aliran darah dan saluran pencernaan, sehingga jika mengkonsumsi apel secara teratur maka organ hati akan tetap terjaga kesehatannya.

Lemon dan Jeruk Nipis

Vitamin C yang ada pada lemon dan jeruk nipis berfungsi untuk menyerap racun. Konsumsi air perasan lemon atau jeruk nipis dipagi hari dapat meningkatkan fungsi hati.

Itulah beberapa jenis makanan pilihan untuk mendetoksifikasi hati. Dengan melakukan cara yang sederhana serta mudah, maka Anda dapat menjaga kesehatan hati tanpa menggunakan perawatan medis.

| Jenis Makanan Pilihan Untuk Mendetoksifikasi Organ Hati

Baca juga :

Ini Vitamin Yang Diperlukan Untuk Menjaga Kesehatan Hati

Hati merupakan salah satu organ yang memiliki fungsi sangat penting diantaranya memproduksi empedu, menyimpan energi, dan memetabolisme obat. Jika mengabaikan kesehatan hati, maka sama saja mengundang berbagai macam penyakit. Dan salah satu penyakit yang sedang meningkat saat ini yaitu perlemakan hati non alkohol, yang berhubungan dengan pola hidup tidak sehat.

Hati yang juga bekerja untuk menyaring ratusan racun dari makanan ataupun lingkungan. Serta berfungsi untuk membantu memecah makanan sehingga menjadi suatu energi atau tenaga bagi organ tubuh lainnya. Maka dari itu supaya hati dapat berfungsi dengan baik dan efisien, pastikan untuk memiliki vitamin dan juga nutrisi dari dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Tetapi jika Anda tidak mendapat asupan vitamin dari makanan, Anda dapat menggunakan suplemen.

| Artikel terkait : Obat Hepatitis

vitamin untuk menjaga kesehatan hati

Berikut beberapa vitamin yang baik dalam menjaga kesehatan hati :

Vitamin A dan Zat Besi

Menurut penelitian tahun 2000, kekurangan vitamin A dan zat besi merupakan salah satu kondisi yang paling banyak terjadi karena kurangnya asupan nutrisi. Vitamin A yang berfungsi untuk menurunkan kadar zat besi yang dapat menyebabkan anemia, serta kadar zat besi yang rendah bisa menyebabkan menurunnya kadar vitamin A pada organ hati. Apabila vitamin A dikonsumsi secara berlebihan, vitamin A ternyata dapat menjadi racun bagi hati, meskipun pada dasarnya vitamin A memang memiliki manfaat bagi penderita penyakit hati.

Vitamin D

Menurut penelitian bahwa lebih dari 90% orang yang terkena penyakit liver memiliki kekurangan vitamin D. Kekurangan vitamin D yang cukup parah terjadi pada orang-orang dengan sirosis hati, yaitu jenis penyakit hati yang dapat menyebabkan kanker hati. Namun, jika vitamin D yang berasal dari suplemen dikonsumsi secara berlebihan maka akan, maka akan menimbulkan dampak bagi kesehatan seperti gangguan pertumbuhan atau hilangnya nafsu makan.

Vitamin E

Meningkatnya angka kegemukan dan juga diabetes akan berdampak pada kesehatan hati. Kandungan lemak hati akan terjadi peningkatan serta dapat menyebabkan pengerasan hati dengan jangka waktu panjang. Salah satu proses yang berperan terjadinya perlemakan hati yaitu stres oksidatif, yang merupakan suatu kondisi atau keadaan jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kapasitas.

Maka dari itu pemberian suplemen dalam mengurangi proses stres oksidatif dapat mengurangi resiko perlemakan hati. Menurut penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan vitamin E dapat menurunkan peradangan yang terjadi pada organ hati. Akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan malah akan berbahaya. Jika dosis diatas 1.200 IU perhari, maka vitamin E dalam darah bisa menyebabkan pendarahan.

Silymarin

Jenis vitamin ini merupakan kandungan senyawa yang telah diekstrasi dari biji Silymarin Marianum, yang bermanfaat dalam menangani gangguan seperti perlemakan hati. Dengan mengkonsumsi silymarin maka dapat menurunkan peradangan dan perlemakan hati.

Lecithin

Jenis vitamin lainnya yaitu Lecithin. Salah satu suplemen yang dapat mempertimbangkan pada gangguan hati. Telah dilakukan uji penelitian bahwa, dengan pemberian lecithin ternyata dapat menurunkan tingkat kerusakan hati yang dilakukan pada seekor tikus yang mengalami gangguan hati kolestasis atau suatu aliran empedu yang tidak lancar. Dari pemberian lecithin tersebut maka dapat menurunkan berbagai parameter kerusakan pada organ hati seperti enzim hati dan juga bilirubin.

Itulah beberapa vitamin yang dapat menjaga kesehatan hati. Pola makan yang baik serta suplemen sebagai tambahan dapat menjadikan tubuh menjadi sehat, serta dapat memberi antioksidan dan bantuan pada tubuh dalam detoksifikasi hati.

| Ini Vitamin Yang Diperlukan Untuk Menjaga Kesehatan Hati